Malaysia Pilih Pangkas Kuota, Begini Kata Bahlil Soal BBM Subsidi RI

Sabtu 28 Mar 2026 - 11:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

Sementara itu, Malaysia mengambil kebijakan berbeda. 

Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengumumkan bahwa mulai 1 April 2026, kuota subsidi bensin RON 95 (Budi95) akan diturunkan dari 300 liter menjadi 200 liter per bulan.

Meski kuota dikurangi, harga bensin bersubsidi tetap dipertahankan di RM 1,99 per liter atau sekitar Rp 8.423 per liter. 

Anwar menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat Malaysia hanya menggunakan sekitar 100 liter per bulan, sehingga kebijakan ini tidak akan berdampak signifikan bagi sebagian besar warga.

“Kami mempertahankan harga minyak Budi95, namun perlu langkah tambahan agar subsidi lebih tepat sasaran,” kata Anwar dalam pidato khusus yang disiarkan langsung.

Langkah Malaysia memangkas kuota subsidi BBM menunjukkan respons cepat terhadap risiko krisis energi global. 

Namun, Indonesia memilih pendekatan berbeda dengan tetap menjaga stabilitas harga dan kuota subsidi demi melindungi daya beli masyarakat. 

Meski begitu, pemerintah tetap membuka ruang evaluasi jika kondisi global semakin menekan.

Kategori :