SEMARANG, BACAKORAN.CO - Suasana di SPBU Tegalsari, Semarang, mendadak mencekam setelah sebuah sepeda motor terbakar sesaat usai pengisian bahan bakar pada Sabtu (4/4/2026).
Api diduga muncul akibat korsleting pada sistem pengapian atau kelistrikan saat motor dinyalakan.
Bukannya segera ditangani, pihak SPBU disebut enggan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan alasan biaya, sehingga membuat warga geram.
Api Muncul Usai Isi Bahan Bakar
Korban yang baru saja selesai mengisi bensin mencoba menyalakan motor.
Tiba-tiba muncul percikan api yang langsung membesar dan melahap bodi kendaraan.
BACA JUGA:Antri Solar Tengah Malam Telan Korban, Sopir Truk Tewas Dikeroyok dan Ditikam Pengelola SPBU
Dalam kondisi panik, korban berlari meminta bantuan petugas SPBU agar api segera dipadamkan menggunakan APAR.
Namun, pengakuan korban menyebutkan bahwa permintaan itu ditolak dengan alasan “mahal”.
Akibatnya, korban terpaksa berusaha memadamkan api seorang diri.
Sementara itu, sejumlah orang di lokasi hanya menyaksikan tanpa tindakan sigap. Api semakin membesar hingga motor hangus menyisakan rangka.
Curhatan Korban Viral di Media Sosial
Kekecewaan korban kemudian diunggah melalui akun TikTok @relisviano.chiko.
Dalam video tersebut, ia menceritakan bagaimana dirinya dipersulit saat meminta bantuan.
“Saya mohon agar dipadamkan pakai APAR, tapi pihak pom tidak boleh dengan alasan mahal,” tulisnya.
Unggahan itu langsung viral dan memicu ribuan komentar dari netizen.