BACA JUGA:Dengan 10 Pemain Barcelona Takluk ke Atletico Madrid, Hansi Flick: Kami Kurang Beruntung!
Warga kemudian menggali kembali hingga akhirnya jasad korban di temukan sudah terpotong-potong dan di masukkan dalam 3 karung plastik.
Dari pengakuan pelaku kepada polisi, ternyata saat menimbun lubang ketika menguburkan jasad ibunya, dia mengupah pemuda lainnya yang disebut pelaku berbana Tiu. Namun sebelum mengupah Tiu, pelaku telah menimbun separuh lubang itu. Karena tak sanggup menuntaskannya, pelaku mengupah Tiu.
Informasinya Tiu sempat menanyakan kepada Ahmad Farozi apa isi lobang tersebut. Ahmad Farozi menjawab isi lobang itu adalah harta peninggalan ayahnya.
Ahmad Farozi berkilah harta peninggalan ayahnya ini harus ditanam, karena sering mengganggu pikirannya. Tanpa curiga, Tiu menimbun lobang itu hingga selesai. Setelah selesai menimbun lubang itu, Tiu mendapatkan upah dari Ahmad Farozi lalu pulang ke rumahnya.