BACAKORAN.CO -- Polisi terus menyelidiki kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Siti Anawati (63) oleh anak kandungnya sendiri Ahmad Farozi (23) di Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Dari beberapa sumber diketahui jika polisi dan warga masih mencari potongan tangan kanan korban yang tidak ada dalam 3 karung yang sebelumnya dikubur pelaku di kebun korban.
Informasinya dijari manis tangan kanan korban terdapat cincin emas seberat 3 suku.
Pernyataan itu diungkap Kepala Desa (Kades) Karang Dalam, Iwan Iggalasi menjelaskan.
“Sekarang sedang kami cari keberadaan tangan kanan korban,” jelas Iwan seperti dikutip dari Lahatpos, Rabu 8 April 2026.
Diketahui sebelumnya, dari evakuasi yang dilakukan warga bersama aparat Polres Lahat, dari lubang yang digali pelaku untuk mengubur jasad ibunya yang telah di mutilasi, ditemukan 3 karung putih.
BACA JUGA:Pengaruh Judi Online, Anak Mutilasi Ibu Kandung, Jasadnya Masukkan Dalam 3 Karung Lalu Dikubur
Karung pertama dan kedua berisi bagian kaki dan tangan. Hanya saja ketika itu untuk potongan tangan hanya ada satu yaitu tangan kiri.
Sementara karung ketiga isinya lumayan besar berisi potongan bagian kepala yang telah terputus dari badan akibat di bacok pelaku serta bagian badan. 3 karung putih yang berisi potongan jasad Siti Anawati itu dibawa petugas ke RSUD Lahat untuk proses autopsi.
Sementara itu, terungkap jika tersangka Ahmad Fauzi merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara. Dia memiliki 1 saudara laki-laki dan 3 saudara perempuan.
Seluruh saudaranya sudah berumahtangga dan mempunyai tempat tinggal terpisah bahkan ada yang di luar Kabupaten Lahat.
BACA JUGA:Realme 15T 5G: “iPhone Versi Baterai Badak” 7000mAh, Desain Mewah tapi Tahan Seharian!
BACA JUGA:Review Realme C85 Pro: HP Tangguh IP69 Pro dengan Baterai 7000 mAh, Siap Dipakai di Kondisi Ekstrem!
Sedangkan ayahnya, Arsan, pensiunan PNS DLLAJ di Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat telah meninggal dunia sekira 6 bulan sebelum kejadian.