Kemenhaj dan Umrah Bakal Bentuk Satgas, Cegah Haji Tanpa Visa Resmi

Kamis 16 Apr 2026 - 09:44 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO -- Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah terus berupaya memberikan pelayanan dan penyelenggaraan haji yang lebih baik.

Terkait hal itu, Kemenhaj Gandeng Imigrasi  dan Pemasyarakatan. Kerjasama dilakukan dalam percepatan layanan paspor bagi jemaah.

Selain itu  Kemenhaj dan Umrah juga tengah menyusun pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Haji yang melibatkan lintas instansi, termasuk unsur kepolisian dan imigrasi.

Langkah ini diambil sebagai respons atas temuan tahun sebelumnya yang masih terdapat warga negara Indonesia (WNI) yang berangkat ke Arab Saudi pada musim haji tanpa menggunakan visa haji resmi.

BACA JUGA:Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat 17 April 2026, Persiapan Layanan Jamaah Dimatangkan

BACA JUGA:Kasus Korupsi Kuota Haji: Deretan Barang Bukti yang Menjerat Yaqut Cholil Qoumas

Dikutip dari laman resmi haji.go.id, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan percepatan penerbitan paspor menjadi salah satu kunci dalam memenuhi tenggat waktu keberangkatan jemaah haji. Bahkan, pihaknya sempat berkoordinasi untuk membuka layanan tambahan di luar hari kerja.

“Proses haji kemarin kita banyak dibantu oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama terkait percepatan paspor jemaah. Karena dikejar deadline, kami sempat memohon agar layanan tetap dibuka di hari Sabtu dan jam operasional diperpanjang. Alhamdulillah, semua bisa berjalan dengan baik,” jelas Menhaj, Rabu 15 April 2026

“Kami juda sedang menyusun Satgas Haji bersama kepolisian dan imigrasi untuk mencegah WNI berangkat tanpa visa haji. Ini penting untuk melindungi jemaah dari berbagai risiko, termasuk potensi terlantar di Arab Saudi,” katanya.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat.

BACA JUGA:Munchen Melenggang ke Semifinal Liga Champions, Madrid Tersungkur

BACA JUGA:All New Honda Vario 125 2026: Hadir 3 Varian, Desain Makin Agresif dan Mesin eSP Super Irit!

“Pertama, kita edukasi agar masyarakat tidak berangkat tanpa visa haji. Kedua, kita dorong solusi yang memudahkan masyarakat agar dapat berhaji melalui jalur yang sesuai ketentuan,” katanya.

Disisi lain,  Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan haji, termasuk dalam hal pelayanan dokumen perjalanan.

“Kami memastikan kesiapan layanan, termasuk percepatan proses saat menghadapi deadline. Edukasi kepada masyarakat juga terus kami lakukan agar memahami aturan keberangkatan haji,” katanya

Ia juga mengungkapkan adanya penguatan layanan melalui penambahan fasilitas Makkah Route, yang sebelumnya hanya tersedia di Mekkah Route yang kemarin hanya di tiga bandara, Soetta, Solo, dan Jawa Timur, kini ditambah di Makassar.

BACA JUGA:Harga Toyota Kijang Super 2026 Mulai Rp240 Jutaan, Bawa Mesin Hybrid Paling Irit dan Desain Retro

BACA JUGA:Lulusan D3–S1 Wajib Tahu! Pendaftaran SDM PHTC 2026 Resmi Dimulai

“Penambahan Makkah Route ini diharapkan dapat semakin memperlancar proses keberangkatan jemaah haji tahun ini,”ucapnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan di seluruh bandara guna mencegah keberangkatan jemaah tanpa visa haji resmi.

“Kita mengharapkan jangan sampai warga negara kita terlantar di sana, karena kebijakan Arab Saudi saat ini memang tidak mengizinkan selain pemegang visa haji untuk masuk pada musim haji,” tegasnya.

Kategori :