Beras Premium Indonesia Siap Tembus Pasar Arab Saudi: BULOG Matangkan Ekspor Haji 2026!
Beras Premium Indonesia Siap Tembus Pasar Arab Saudi: BULOG Matangkan Ekspor Haji 2026--baraNews
BACAKORAN.CO - Perum BULOG kini tengah mematangkan rencana besar untuk mengekspor beras ke Arab Saudi, khususnya guna memenuhi kebutuhan jamaah Haji dan Umrah asal Indonesia.
Langkah ini bukan sekadar wacana, melainkan tindak lanjut dari penugasan langsung Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menghadirkan dukungan nyata bagi jamaah di Tanah Suci.
Dengan adanya ekspor beras, diharapkan jamaah dapat tetap mengonsumsi beras lokal yang sudah akrab dengan lidah dan kebiasaan mereka, sehingga ibadah dapat dijalankan dengan lebih nyaman tanpa kendala adaptasi makanan.
Rencana strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Pusat Perum BULOG pada Selasa (3/2).
BACA JUGA:Habib Bahar Tersangka Penganiayaan, Kini Balik Lapor Istri Anggota Banser dengan Pasal ITE!
BACA JUGA:2 Bocah Tewas Tenggelam di Kolam, Pasang Police Line Polisi Selidiki Penyebab Kejadian
Rapat tersebut menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan, kesiapan teknis, hingga langkah operasional agar ekspor berjalan sesuai jadwal dan standar internasional menjelang musim Haji.
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, memimpin jalannya rapat bersama jajaran direksi, yakni Direktur Keuangan Hendra Susanto, Direktur Pemasaran Febby Novita, serta Direktur Operasi Andi Afdal.
Dari pihak Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi hadir Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jainul Effendi.
Sementara Kementerian Perdagangan turut mengikuti rapat secara daring, menegaskan komitmen lintas kementerian dalam mendukung program ini.
BACA JUGA:Belum Miliki Izin, Dishub PALI Hentikan Aktivitas Tambang Batubara PT Pendopo Energi Batubara
Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek krusial dibahas secara mendalam.
Mulai dari pemilihan varietas beras yang sesuai dengan preferensi jamaah, standarisasi kualitas agar memenuhi standar premium, penentuan kemasan yang praktis dan higienis, hingga pembahasan harga yang kompetitif.