BACAKORAN.CO - Tim Thomas Indonesia tampil superior atas Aljazair. Mereka membukukan kemenangan 5-0 saat tampil di Forum Horsens, Denmark.
Kemenangan pertama Indonesia dibukukan oleh Jonatan Christie. Tunggal putra Indonesia peringkat lima dunia itu mengalahkan Adel Hamek 21-8, 21-16.
Kata Jonatan Christie, pada pertandingan pertama ini dimaksimalkan untuk adaptasi dengan situasi lapangan. Begitu juga dengan pergerakan bola.
"Karena speednya lumayan beda. Dari kemarin Training Camp, lalu jajal lapangan dan hari ini. Yang dipakai agak sedikit lebih cepat jadi itu beberapa kali adaptasi untuk cari tahu pola apa sih yang tepat, yang pas buat kondisi seperti ini," jelas Jonatan atau yang karib disapa Jojo ini.
"Karena tadi saya bilang bolanya itu agak sedikit cepat jadi memang harus inisiatif dari permainan depannya. Harus lebih kita yang pegang supaya lawan terus berada situasi yang terus keserang," ujarnya.
BACA JUGA:Tim Thomas Buka Perjalanan Hadapi Aljazair, Fajar: Pantang Anggap Remeh Lawan!
"Ini pengalaman pertama juga main Thomas Cup sebagai tunggal pertama. Memang ada satu tanggung jawab juga pastinya tapi saya coba untuk semaksimal mungkin menampilkan terbaik," terangnya.
Jonatan Christie sukses buka kemenangan untuk Indonesia di Piala Thomas -PBSI-
"Yang penting aura positif untuk fighting spiritnya, semangatnya agar menular ke teman-teman yang akan bermain berikutnya," lanjutnya.
Kemudian Alwi Farhan memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 2-0. Alwi yang turun di pertandingan kedua sukses mengalahkan tunggal Aljazair, M. Abderrahmie Belarbi 21-8, 21-7.
"It was super fun, it was super excited juga. Terima kasih buat masyarakat yang sudah nonton, terima kasih buat teammates yang sudah bantu support," terang Alwi.
Menurut Alwi, kejutans elalu ada di turnamen beregu ini. Karena itu, kesiapan mental menjadi kunci utama dalam pertandingan.
"Ini turnamen beregu jadi tidak akan bisa ada yang ditebak hasilnya, mau peringkatnya di atas atau di bawah, mental harus siap," tegasnya.
BACA JUGA:Amalia/Siti Fadia Beberkan Kesuksesan Amankan Tiket Semifinal Badminton Asia Championship
"Siapa yang tidak siap dia pasti akan kalah maka harus dipastikan kita jangan sampai kalah hawanya, jangan sampai kalah kemauannya, kalah tinggi. Jadi kita harus punya keinginan yang sama dengan lawan kita, bahkan harus lebih," lanjutnya.