Updated Terbaru Tragedi Stasiun Bekasi Timur, 14 Orang Tewas 84 Luka Berat dan Ringan

Selasa 28 Apr 2026 - 11:41 WIB
Reporter : Sutan Kayo Batuah
Editor : Daren

Sejumlah penumpang masih ada yang terjepit. Evakuasi menemui kendala karena besi yang sulit dipotong.

Kini, SAR Jakarta berupaya memotong gerbong yang tertabrak.

Kronologi Kecelakaan

Seluruh insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur pada malam ini (27/4/2026) merupakan kecelakaan beruntun di lokasi yang sama.

‣ KRL tujuan Jakarta berhenti darurat setelah menabrak taksi hijau Green SM. 

‣ KRL tujuan Cikarang berhenti lama di Stasiun Bekasi Timur menunggu evakuasi taksi hijau Green SM yang ditabrak KRL tujuan Jakarta. Namun saat berhenti ditabrak KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya dari belakang.

BACA JUGA:Viral Aksi Nekat Warga Lampung Blokir Rel Kereta, Begini Tanggapan PT KAI dan Penyebabnya

Saat ini belum terdapat informasi resmi dari KAI mengenai jumlah korban & kronologi, karena proses evakuasi sedang berlangsung.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, sebanyak 74 penumpang kereta yang terluka akibat insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Tri menuturkan, 59 korban dirawat di RSUD Kota Bekasi, 12 di RS Primaya Bekasi Timur dan tiga di RS Bella Bekasi Timur. 

Adapun korban meninggal dilaporkan 7 orang.

Adapun beberapa korban dilaporkan masih terjebak di gerbong KRL dan masih proses evakuasi hingga Selasa dini hari.

“Prioritas utama kami malam ini adalah keselamatan dan penanganan korban. Semua harus tertangani cepat dan tepat,” ujar Wali Kota di lokasi.

BACA JUGA:Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Thailand: Crane Proyek Roboh, Puluhan Penumpang Jadi Korban

Wali Kota memastikan Pemerintah Kota Bekasi telah mengerahkan seluruh sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat, termasuk dukungan tenaga kesehatan, fasilitas ambulans, hingga koordinasi rujukan rumah sakit.

“Kami tidak ingin ada korban yang terlambat tertangani,' tegasnya. 

Kategori :