Sempat Dikabarkan Hilang Kontak, Jurnalis Kompas TV, Ain Ternyata Jadi Korban Tragedi Stasiun Bekasi Timur

Selasa 28 Apr 2026 - 15:19 WIB
Reporter : Sutan Kayo Batuah
Editor : Daren

Di lokasi RS Bella Bekasi, laporan terbaru mengonfirmasi adanya satu korban meninggal dunia yang sayangnya masih belum teridentifikasi identitasnya, ditambah empat pasien tambahan dalam prosedur observasi medis lanjutan.

Nahasnya rentetan malapetaka tidak berhenti sampai di situ. Tidak berselang lama dari arah belakang, KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang dan langsung menabrak ekor komuter yang sedang berhenti.

Benturan luar biasa keras tersebut mengakibatkan lokomotif Argo Bromo merangsek masuk hingga menghancurkan bagian badan gerbong khusus wanita yang berada di posisi paling belakang rangkaian.

Pihak berwenang langsung merespons tragedi kecelakaan kereta Bekasi Timur ini.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo telah mengonfirmasi runtutan kejadian mengerikan tersebut kepada awak media massa.

BACA JUGA:Pasien Rawat Inap di RS AR Bunda Prabumulih Tewas Tergantung di Kamar Mandi

"Oh iya, jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak KRL. Di JPL lintasan dekat Bulak Kapal," kata Franoto kepada wartawan, Senin malam.

Beliau juga menambahkan penjelasan terkait penyebab tabrakan beruntun dari arah belakang. "Yang membuat KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," katanya.

Dilaporkan bahwa benturan hebat tersebut terjadi pada rentang waktu sekitar pukul 20.57 WIB.

Di sisi lain, pihak manajemen Green SM Indonesia juga langsung merilis suara resmi.

Melalui akun Instagram id.greensm, mereka menyatakan penyesalan dan sikap kooperatif terhadap musibah di perlintasan kereta tersebut.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang, serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," demikian pernyataan resmi Green SM Indonesia.

BACA JUGA: Tim Uber Indonesia Sukses Atasi Australia, 5-0! Putri KW Tampil Gemilang

Perusahaan penyedia taksi ini juga menambahkan komitmen pembenahan mereka ke depan.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," demikian pernyataan itu dilanjutkan dengan, "Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi."

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengutarakan pembaruan data korban terkini hingga Selasa pagi pukul 08.45 WIB.

Kategori :