Dokter Internship Ini Wafat, Diduga Karena Kerja Rodi di RSUD di Jambi, IKA FK Unsri Minta Usut Kasusnya

Jumat 01 May 2026 - 22:23 WIB
Reporter : Sutan Kayo Batuah
Editor : Daren

BACAKORAN.CO - Kabar kematian dokter magang ini membuat dunia kedokteran berduka. Dokter Myta Aprilia Azmi meninggal dunia pada 1 Mei 2026 merupakan dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal Jambi.

Dokter Myta yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Unsri ini menghembuskan nafas terakhir setelah diduga menjadi korban kerja rodi di rumah sakit tempatnya melaksanakan internship.

Hal ini membuat Ikatan Alumni FK UNSRI bergerak. 

Temuan awal IKA FK Unsri mengungkap fakta-fakta yang sangat mengkhawatirkan tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Berdasarkan investigasi internal dan kronologi tertulis yang dikumpulkan IKA FK Unsri ada empat temuan yang membuat kasus ini menjadi miris khususnya bagi dokter dokter muda yang menjalani internship.

BACA JUGA:Viral Skandal Pelecehan Seksual di Klinik UNRI, Mahasiswi Bongkar Modus Bejat Dokter Cabul Inisial LH

Pertama — beban kerja yang tidak manusiawi. 

Dr. Myta menjalani tiga bulan tanpa libur di bangsal dan IGD. Tiga bulan.

Dokter muda ini bekerja tanpa supervisi dokter definitif. Hal ini tentu melanggar aturan Kemenkes yang jelas menyatakan dokter internship statusnya dokter magang, bukan pekerja tetap rumah sakit.

Kedua — kelalaian medik yang sangat mengkhawatirkan. 

Dr. Myta sudah melaporkan gejala sakit sejak Maret 2026. Tapi dia tetap dipaksa menjalani jadwal jaga malam dalam kondisi sesak napas berat dan demam tinggi. 

Yang paling mengejutkan saturasi oksigennya sudah menyentuh 80% sebelum akhirnya mendapat penanganan yang layak. 

Saturasi 80% itu bukan kondisi ringan.

Itu kondisi darurat yang seharusnya langsung ditangani.

Ketiga — dugaan malapraktik administratif

Kategori :