Jalan Pagi Cuma 5.000 Langkah? Jangan Remehkan, Bisa Turunkan Resiko Kematian

Jumat 08 May 2026 - 08:13 WIB
Reporter : Wira
Editor : Daren

BACAKORAN.CO - Selama ini banyak orang percaya bahwa manfaat jalan kaki 5.000 langkah setiap pagi kalah jauh dibanding target populer 10.000 langkah per hari.

Padahal, anggapan itu tak sepenuhnya benar.

Bagi yang sibuk, sulit mencari waktu olahraga, atau baru memulai hidup sehat, 5.000 langkah justru bisa menjadi awal yang realistis dan sangat berdampak.

Jalan kaki merupakan olahraga paling sederhana. 

Tak butuh alat mahal, tak perlu ke gym, dan bisa dilakukan siapa saja. 

Cukup sepatu nyaman serta kemauan untuk bergerak, tubuh sudah mendapat banyak keuntungan.

Lalu, benarkah 5.000 langkah cukup? Jawabannya: sangat mungkin.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Tak Tanggung Semua Penyakit, Ini 21 Layanan yang Tidak Ditanggung per Mei 2026

Mitos 10.000 Langkah yang Terlanjur Populer

Angka 10.000 langkah selama ini dianggap standar emas gaya hidup sehat. 

Namun, sejarahnya bukan berasal dari penelitian medis, melainkan kampanye pemasaran alat penghitung langkah di Jepang pada era 1960-an bernama Manpo-Kei.

Karena terus diulang selama puluhan tahun, angka tersebut akhirnya dipercaya sebagai target mutlak.

Padahal, kondisi tubuh, usia, aktivitas harian, dan waktu setiap orang tentu berbeda.

Artinya, bila belum mampu mencapai 10.000 langkah, bukan berarti usaha sehat menjadi sia-sia.

1.Menurunkan Risiko Kematian Dini

Kategori :