BACAKORAN.CO - Kanker mulut tidak hanya dipicu rokok, alkohol, atau infeksi tertentu. Banyak orang belum menyadari bahwa pola makan harian juga bisa berperan besar.
Beberapa jenis makanan disebut berpotensi meningkatkan risiko kanker mulut karena memicu peradangan, mengiritasi jaringan mulut, hingga mengganggu proses perbaikan sel.
Kondisi ini tentu tidak terjadi secara instan.
Namun jika konsumsi dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang, risikonya bisa meningkat.
Karena itu, penting memahami makanan apa saja yang sebaiknya dibatasi mulai sekarang.
Berikut lima makanan dan minuman yang disebut berpotensi meningkatkan risiko kanker mulut.
1.Daging Olahan, Praktis tapi Menyimpan Risiko
Daging olahan seperti sosis, nugget, ham, dan bacon memang praktis dijadikan menu cepat saji.
BACA JUGA:Hantavirus Bukan Flu Biasa: Virus dari Tikus yang Bisa Menyerang Paru dan Ginjal
Namun di balik kepraktisannya, produk ini mengandung bahan tambahan seperti nitrit dan nitrat yang digunakan sebagai pengawet.
Dalam tubuh, senyawa tersebut dapat berubah menjadi zat berbahaya yang berpotensi merusak DNA sel.
Jika dikonsumsi berlebihan dan terlalu sering, risiko gangguan kesehatan bisa meningkat.
Sebagai alternatif, memilih daging segar yang diolah sendiri dinilai lebih aman karena bahan tambahannya lebih terkontrol.
2.Daging Merah, Aman Jika Tidak Berlebihan
Daging sapi, kambing, dan babi termasuk kelompok daging merah yang masih banyak dikonsumsi masyarakat.