Rupiah Terus Melemah, Tembus Rp17.500 per Dolar AS

Selasa 12 May 2026 - 10:26 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO -- Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan mata uang, Selasa Pagi, 12 Mei 2026, rupiah jatuh menembus level Rp17.500 per dolar AS.

Dikutip dari Bloomberg.com pukul 10.15 WIB, mata uang rupiah melemah 99 poin atau 0,57 persen ke Rp17.513 per dolar AS.

Semula, rupiah dibuka level Rp17.489 per dolar AS pada perdagangan Selasa.

Informasinya selain rupiah, pelemahan juga terjadi terhadap mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.

BACA JUGA:Rupiah Ngamuk! Terkuat Asia 3 Hari Beruntun, Dolar AS Dibikin KO!

BACA JUGA:Bongkar Fakta Mengejutkan! Isu WNA Amerika Hilang Uang 5.000 Dolar di Bea Cukai Ternyata Hoaks

Yuan China turun 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,50 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,22 persen, dolar Singapura turun 0,20 persen, yen Jepang melemah 0,22 persen, serta won Korea Selatan anjlok 1 persen.

Di sisi lain, dolar Hong Kong menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.

Mata uang utama negara maju juga mayoritas melemah. Euro Eropa turun 0,17 persen, poundsterling Inggris melemah 0,18 persen, dolar Australia terkoreksi 0,24 persen, dolar Kanada turun 0,10 persen, serta franc Swiss melemah 0,19 persen terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah meredupnya harapan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

BACA JUGA:4 Pilihan Staycation Eksklusif dengan Panorama Kota Terbaik untuk Rehat Akhir Pekan di Palembang yang Sempurna

BACA JUGA:Seni Mengubah Sudut Hunian Menjadi Episentrum Kerja yang Estetik dan Inspiratif

Selain itu, harga minyak mentah dunia yang masih tinggi turut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Sentimen negatif juga datang dari pengumuman MSCI yang diperkirakan tidak akan memberikan kabar positif bagi IHSG dan berpotensi ikut menekan rupiah.

"Pengumuman MSCI hari ini diperkirakan tidak akan memberikan berita baik pada IHSG, dan akan ikut menekan rupiah. Investor juga menantikan data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis siang ini," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.350 hingga Rp17.500 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Tags :
Kategori :

Terkait