BACAKORAN.CO -- Aksi begal sepeda motor di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan semakin meresahkan.
Senin pagi 18 Mei 2026 sekira pukul 05.30 WIB, begal beraksi merampas tas dan sepeda motor milik Suparmi (58), seorang ibu-ibu penjual pisang, warga Dusun Trans Baru Desa Gedung Rejo Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI.
Pelaku yang berjumlah 3 orang beraksi membegal korban yang pagi itu hendak berjualan pisang mengendarai sepeda motor melintas di Jl Poros Penghubung Desa Sukasari Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI.
Kapolsek Mesuji Raya, Iptu Bambang ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian korban mengendarai sepeda motor hendak berjualan pisang di Pasar Desa Sumbu Sari.
BACA JUGA:Begal Anak Meresahkan Warga Lubuk Linggau Dipelor Polisi, Beraksi di 10 TKP, 4 Rekannya Diburu
BACA JUGA:Begal di OKI yang Tikam Siswa SD Hingga Tewas Tertangkap Saat Hendak Kabur ke Jambi
Ketika melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor yang di kemudikannya dipepet sebuah sepeda motor yang di tunggangi 3 orang pria yang tak di kenalnya. "Saya sempat kaget karena pelaku memepet motor saya," jelas korban kepada polisi.
Selanjutnya salah satu pelaku menendang obrok atau wadah yang di gunakan untuk membawa pisang di bagian belakang sepeda motor.
Akibat tindakan pelaku, sepeda motor yang di kemudikan Suparmi kehilangan keseimbangan. Sepeda motor oleng dan terjatuh bersama Suparmi.
Ketika itu korban berusaha berdiri, namun salah satu pelaku menarik tas selempang yang dibawa korban dan memutus tali tas dengan pisau. Selanjutnya kedua pelaku mendirikan sepeda motor korban dan membawanya kabur. "Pelaku diduga kabur menuju Desa Cipta Sari Mesuji,"jelas Kapolsek.
BACA JUGA:Lagi, Polda Lampung Tangkap Anggota Komplotan Bahroni, Terlibat Bobol Beberapa Dealer Motor
Setelah mendapat laporan korban, menurut Iptu Bambang pihaknya langsung melakukan olah TKP dan sebagian personilnya melakukan pengejaran.
Namun upaya pengejaran yang dilakukan polisi belum membuahkan hasil. "Jalan di lokasi itu cukup sepi dan banyak 'jalan tikus', sehingga pelaku lolos dari pengejaran,"ujarnya.