92 kasus stroke
Hasilnya menunjukkan bahwa olahraga rutin selama 150 menit per minggu mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke sekitar 7 hingga 8 persen.
BACA JUGA:Sakit Kepala Tak Kunjung Reda? Coba 6 Air Rebusan Alami Ini, Ampuh Bikin Tubuh Lebih Rileks
Namun angka yang paling mengejutkan muncul pada kelompok yang aktif berolahraga 560 hingga 610 menit per minggu atau setara 80-87 menit per hari.
Jalan Kaki 87 Menit Sehari Turunkan Risiko Lebih dari 30 Persen
Penelitian tersebut menemukan bahwa aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat seperti jalan cepat, jogging, dan bersepeda dapat memangkas risiko serangan jantung serta stroke hingga lebih dari 30 persen jika dilakukan sekitar 87 menit setiap hari.
Durasi tersebut memang jauh lebih tinggi dibanding rekomendasi kesehatan masyarakat saat ini yang hanya menyarankan olahraga minimal 150 menit per minggu.
Meski begitu, para peneliti menilai semakin tinggi kebugaran kardiovaskular seseorang, maka perlindungan terhadap penyakit jantung juga semakin besar.
Artinya, kebiasaan sederhana seperti rutin berjalan kaki ternyata memberi dampak signifikan terhadap kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Kenapa Jalan Kaki Sangat Baik untuk Jantung?
Berjalan kaki termasuk olahraga aerobik ringan yang mampu meningkatkan sirkulasi darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan membantu mengontrol kadar gula serta kolesterol.
BACA JUGA:Gula Terlalu Banyak? Tubuh Diam-Diam Kasih 10 Sinyal yang Sering Diabaikan
Selain itu, aktivitas ini juga membantu:
Mengurangi stres berlebih
Menjaga berat badan tetap ideal
Memperkuat otot jantung