Warga Menjerit! Benarkah Tambang Terafiliasi Sherly Tjoanda Keruk Habis Kepulauan Malut?

Jumat 29 May 2026 - 12:05 WIB
Reporter : Agus
Editor : EKo

BACA JUGA:Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, Rifaldy dan Tim Akhirnya Mengaku...

Deforestasi ekstrem memicu pengikisan tanah laterit, mengubah perairan pesisir yang tadinya bergradasi biru jernih menjadi kubangan lumpur pekat.

Fakta keilmuan menunjukkan bahwa residu logam berat di struktur tanah dan perairan dapat bertahan 200 hingga 500 tahun ke depan tanpa tindakan remediasi tingkat tinggi.

Setelah utas ramai di X banyak netizen ramai membanjiri memberikan tanggapan.

"Jika benar mayoritas kepemilikan saham perusahaan tambang di Malut itu adalah milik Sherly, maka kita sebagai rakyat (lagi dan lagi) hanya menjadi korban manipulasi pencitraan medsos oleh gubernur populis," tulis @kalistohenituse.

"Biar gak simpang siur soal kepemilikan sahamnya: Secara hukum, gurita bisnis tambang ini emang statusnya aset/bisnis keluarga yang dibangun bareng mendiang suaminya (Benny Laos) jauh sebelum Sherly Tjoanda jadi pejabat publik," tulis @Rakha2237.

"Seburuk2nya beliau, at least beliau ini ada impactnya anjir. Lagian klo bahas kekayaan, itu jg dr sebelum menjabat. Klo mau bahas jelek2nya, sebelum bu sherly pun ancur2an kocak di Malut," tulis @romanticgurls.

"Lah dia baik tp coba deh di runtut dia masuk politik karna apa, kok dia ngebet bgt terjun itu knp lu pasti bakal tau deh," tulis @perseflame.

Kategori :