BACAKORAN.CO – Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur berhasil meringkus Eka Rismayanti beserta suaminya selaku pemilik Wedding Organizer Marwah Catering Service yang diduga kuat menipu puluhan calon pengantin.
Kasus kejahatan kerah putih ini mencuat ke publik setelah 58 pasangan melaporkan kegagalan pesta pernikahan mereka akibat layanan yang tidak sesuai atau vendor yang mangkir total pada hari pelaksanaan.
Kerugian Finansial Tembus Angka Miliaran Rupiah
Data investigasi sementara dari kepolisian mencatat dampak destruktif dari penipuan ini sangat masif.
Dari total 58 pasangan yang menjadi korban, sebanyak 56 pasangan terpaksa menelan pil pahit karena gagal menggelar acara pernikahan mereka sama sekali.
Sementara itu, 2 pasangan lainnya berhasil melangsungkan resepsi, namun fasilitas dekorasi dan katering yang diterima sangat buruk dan jauh dari pakta kesepakatan awal.
Pemeriksaan terhadap 24 korban yang telah didata secara resmi menunjukkan total kerugian materiil mencapai angka yang fantastis, yakni Rp2.658.885.000.
Pihak kepolisian memproyeksikan akumulasi kerugian ini berpotensi terus membengkak seiring proses penyidikan yang sedang berlangsung terhadap korban-korban lainnya.
Salah satu insiden yang paling menyita empati publik adalah hancurnya momen pernikahan pasangan Feny Indah Fitria Ichwana dan Rinaldy Zullfi Setyawan di Islamic Centre Bekasi pada tanggal 23 Mei 2026.
Di hari yang seharusnya bersejarah tersebut, vendor katering dan dekorasi sama sekali tidak hadir di lokasi meskipun seluruh tagihan telah dilunasi 100 persen.
BACA JUGA:PT Mega Finance Medan Paksa Debitur Bayar Lunas Mobil Rp148 Juta, Selisih Rp16 Juta Dipertanyakan?
Nekat Membangun Usaha Baru di Tengah Pelarian
Sebuah fakta mengejutkan sekaligus ironis terkuak selama masa pelarian para tersangka.
Bukannya menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab atau mengembalikan dana para korban, Eka Rismayanti dan suaminya diduga mendirikan lini usaha baru di bidang yang sama.
Mengutip laporan dari unggahan akun Threads @a.cheerfulgirl, terdapat sorotan tajam mengenai perilaku tersangka.
"Udah gila, mereka selama kabur mau mencoba buka catering baru," tulisnya.