"Saat ini kami terus bekerja untuk membentuk tim yang lebih tangguh pada musim depan, termasuk mendatangkan pelatih dan pemain-pemain yang dapat mengantarkan Persija ke level yang lebih baik," tuturnya.
Salah satu perbaikan yang dilakukan manajemen Persija adalah mendatangkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.
BACA JUGA:Persija Cari Pelatih Baru Hadapi Super League 2026/27, Siapa Kandidatnya?
Sementara itu, Eduardo sangat berkesan menjalani hari-hari dengan berseragam Persija. Meski harus berpisah, ia memilih meninggalkan Persija dengan kepala tegak dan hati yang penuh kebahagiaan.
"Saya pergi melalui pintu yang sama saat saya masuk, tetapi dengan diri yang lebih besar daripada saat saya datang. Saya tidak pergi dengan sedih. Saya pergi dengan bahagia karena telah menjadi bagian dari kisah ini," tuturnya.
Di pengujung perjalanannya, Edu turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Persija yang telah menerimanya dengan hangat sejak hari pertama menginjakkan kaki di Jakarta.
"Saya pergi dengan bahagia karena telah menerima setiap orang, setiap suporter, di hati saya. Terima kasih banyak kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari proses ini. Maaf atas segala kekurangan saya. Sulit untuk mengucapkan selamat tinggal. Kalian akan selalu ada di hati saya," kata Edu.