Yang lain menyatakan kekhawatiran serupa, “Nice decision... Indo semakin tertinggal,” tulis @curhatzamannow.
Sementara itu ada pula yang mempertanyakan dampak jangka panjang terhadap tenaga kerja lokal.
Penutupan gerai Alfamart ini bukan hanya soal relokasi semata, melainkan mencerminkan tekanan biaya operasional ritel modern di Indonesia.
BACA JUGA:Mengapa Polisi Ikut Urus Gizi dan Pangan? Fakta UU Polri Baru yang Baru Disahkan Pemerintah
Keunggulan model gerai kompak Alfamart yang selama ini sukses di pasar domestik kini menghadapi tantangan baru, termasuk persaingan dari koperasi desa serta regulasi yang semakin kompleks.
Nilai jual kembali aset gerai pun berpotensi terdampak jika penutupan berlangsung masif.
Langkah ekspansi internasional ini bisa menjadi peluang diversifikasi, namun di saat yang sama menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan lapangan kerja di dalam negeri.