BACAKORAN.CO – Sebuah video podcast yang beredar luas di media sosial mengungkap cerita unik di balik kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Dadan, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang tersandung kasus korupsi.
Bukan karena kompetensi semata, melainkan karena Dadan berhasil menyelamatkan tanaman kesayangan Prabowo yang hampir mati.
Kisah ini langsung memicu diskusi publik tentang proses penunjukan jabatan strategis di pemerintahan.
Video tersebut, yang diunggah ulang oleh akun @unmagnetism pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Dalam narasi video podcast "Lawan Masyarakat" yang dibagikan, salah seorang pembicara menjelaskan kronologi pertemanan tersebut. Dadan disebut membantu merawat tanaman Prabowo yang layu, sehingga keduanya semakin dekat.
ternyata pak prabowo kenal dadan (eks kepala BGN yg korup) gara2 tanaman kesayangan pak prabowo mati trus diselamatkan sama dadan akhirnya mereka berdua deket pic.twitter.com/GD6AW8hRva
— unmag (@unmagnetism) June 13, 2026
"Ternyata Pak Prabowo kenal Dadan gara-gara tanaman kesayangan Pak Prabowo mati terus diselamatkan sama Dadan, akhirnya mereka berdua deket," ungkap pandji pragiwaksono yang disampaikan dalam video tersebut.
Pembicara lain menambahkan konteks lucu seputar tanaman tersebut, termasuk jenis cemara atau aglaonema yang sempat menjadi perhatian.
Narasi menyatakan bahwa berkat keberhasilan menyelamatkan tanaman itu, Dadan langsung mendapatkan jabatan penting.
BACA JUGA:Mendikdasmen Klaim 43 Juta Murid Setuju MBG Dilanjutkan, 80,7 Persen Sudah Terima Manfaat
Adegan dalam video menunjukkan para host tertawa sambil mendiskusikan "serangga," "hijau kan tanaman," dan bagaimana hal kecil bisa berujung pada posisi strategis.
Video ini berasal dari sesi podcast yang santai namun sarat sindiran. Beberapa host mengenakan headset dan duduk di sofa, saling bercanda sambil menyoroti isu kedekatan personal versus kompetensi.
Narasi menekankan bahwa hubungan tersebut membuat Dadan "langsung dapat jabatan," meski kemudian tersandung dugaan korupsi di BGN.
Netizen pun ramai bereaksi membanjiri postingan tersebut.
"Pernah denger ini di bocor alus. Fix ya, jabatan diberikan bukan karena kompetensi, tapi kedekatan," tulis @HariSelumbari