Cara Membangun Portofolio Investasi Reksa Dana untuk Pemula dari Nol Mulai Bulan Juli

Rabu 01 Jul 2026 - 19:47 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

 

BACAKORAN.CO - Memulai investasi reksa dana dari bulan Juli bisa menjadi langkah yang tepat jika dilakukan dengan strategi yang jelas. Bagi pemula, fokuslah pada tujuan investasi, pilih jenis reksa dana sesuai profil risiko, lalu lakukan investasi secara rutin agar portofolio tumbuh secara bertahap.

Langkah Membangun Portofolio Reksa Dana dari Nol

Berikut panduan sederhana yang bisa langsung diterapkan.

Langkah                  Penjelasan
Tentukan tujuan        Dana darurat, liburan, rumah, atau pensiun
Kenali profil risiko      Konservatif, moderat, atau agresif
Pilih jenis reksa dana Sesuaikan dengan target investasi
Investasi rutin           Gunakan metode cicilan investasi (DCA)
Evaluasi berkala         Tinjau portofolio setiap 6–12 bulan

BACA JUGA:5 Saham Blue Chip Terbaik Semester II 2026, Cocok untuk Investasi Jangka Panjang

Mengapa Mulai Investasi Reksa Dana pada Bulan Juli?

Bulan Juli sering dijadikan titik awal penyusunan kembali rencana keuangan setelah memasuki paruh kedua tahun. Dengan masih tersisa enam bulan hingga akhir tahun, investor memiliki waktu untuk mulai membangun kebiasaan investasi secara konsisten.

Yang terpenting bukan kapan memulainya, melainkan disiplin menambah investasi setiap bulan.

Bagaimana Memilih Jenis Reksa Dana untuk Pemula?

Reksa Dana Pasar Uang

Pilihan paling aman untuk kebutuhan dana jangka pendek. Cocok bagi investor yang baru mengenal pasar modal.

BACA JUGA:Investasi Gadget Pintar Ini Strategi Genius Berburu HP Bekas Berkualitas Biar Enggak Zonk dan Tertipu Oknum

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi dibanding pasar uang dengan risiko yang masih relatif moderat.

Reksa Dana Campuran

Menggabungkan saham, obligasi, dan instrumen pasar uang sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko menengah.

Reksa Dana Saham

Ditujukan untuk investasi jangka panjang. Nilainya dapat berfluktuasi, tetapi memiliki peluang pertumbuhan yang lebih besar.

BACA JUGA:Danantara Asset Management Akuisisi BNI AM, Perkuat Dominasi di Industri Investasi

Berapa Pembagian Portofolio yang Cocok?

Sebagai contoh bagi investor dengan profil risiko moderat:

  • 40% Reksa Dana Pasar Uang
  • 35% Reksa Dana Pendapatan Tetap
  • 25% Reksa Dana Saham

Komposisi ini dapat berubah sesuai tujuan investasi, usia, dan toleransi terhadap risiko.

BACA JUGA:Kenapa Investor Sering Salah Timing? Ini 5 Cara Aplikasi Reksadana Membantu Menguranginya

Berapa Modal Awal yang Dibutuhkan?

Kategori :