Kondisi ini didukung produktivitas kebun yang tinggi dan kebutuhan bahan baku pabrik yang tetap besar.
Harga Sawit Naik, Karet Masih Menguntungkan! Cek Perbandingan Harga Komoditas Sumatera Awal Juli 2026
Kelebihan
- Harga tertinggi di Sumatera.
- Permintaan pabrik stabil.
- Margin petani lebih besar.
Kekurangan
- Standar kualitas cukup ketat.
- Potongan bisa lebih besar jika buah tidak memenuhi syarat
BACA JUGA:Indonesia Pertimbangkan Sanksi untuk 10 Perusahaan Sawit Terkait Manipulasi Faktur Ekspor
Harga Sawit Jambi Tetap Kompetitif
Harga sawit di Jambi berada pada kisaran Rp3.708,55 per kilogram.
Angka tersebut berlaku untuk tanaman produktif usia 10 hingga 20 tahun.
Meski di bawah Riau, selisihnya relatif kecil sehingga masih sangat kompetitif.
Kelebihan
- Harga stabil.
- Pasar cukup luas.
- Cocok bagi petani plasma maupun mandiri.
Kekurangan
- Perubahan harga cukup dipengaruhi kondisi ekspor.
BACA JUGA:Jadi Primadona Baru! Australia Butuh Pupuk Indonesia, Negara Lain Juga Antri, Ini Daftarnya
Harga Sawit Sumatera Selatan Stabil
Di Sumatera Selatan, harga TBS tingkat PKS berada di sekitar Rp3.480 per kilogram.
Harga plasma masih bervariasi antara Rp1.645 hingga Rp1.884 per kilogram.
Perbedaan terjadi karena umur tanaman dan pola kemitraan.
Kelebihan
- Harga relatif stabil.
- Banyak pilihan PKS.
Kekurangan
- Harga plasma masih cukup rendah dibanding wilayah lain.
BACA JUGA:Jangan Coba-Coba Persulit Distribusi Pupuk, Pertaruhannya Izin Dicabut!
Harga Karet Masih Menarik
Harga karet memang mengalami koreksi.
Namun koreksi tersebut masih dianggap wajar.
Untuk KKK 100 persen, harga berada pada kisaran Rp39.421 hingga Rp41.354 per kilogram.
Sedangkan KKK 70 persen berada di sekitar Rp28.948 per kilogram.
Pasar internasional masih bergerak pada kisaran USD1,8 hingga USD2,2 per kilogram.