Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS, Emas Turun dan Yen Masih Tertekan

Selasa 07 Jul 2026 - 15:00 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

 

Rupiah Diproyeksikan Bergerak di Kisaran Rp17.960–Rp18.110 per Dolar AS

BACAKORAN.CO - JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini di kisaran Rp17.960 hingga Rp18.110 per dolar AS. Pergerakan mata uang Garuda dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, mulai dari arah kebijakan Federal Reserve (The Fed), pelemahan yen Jepang, hingga pergerakan harga komoditas dunia.

Pada perdagangan sebelumnya, rupiah berada di kisaran Rp17.985–Rp18.012 per dolar AS dan ditutup di level Rp18.007–Rp18.012.

Secara teknikal, level support berada di Rp17.960 dan Rp17.944, sedangkan resistance diperkirakan berada di Rp18.050 dan Rp18.080.

BACA JUGA:Indonesia Catat Defisit Perdagangan Pertama dalam Enam Tahun, Apa Dampaknya ke Rupiah dan Harga Barang?

Pejabat The Fed Beri Sinyal Soal Arah Suku Bunga

Perhatian pelaku pasar tertuju pada pernyataan Christopher Waller, anggota Dewan Gubernur Federal Reserve, yang menyebut bahwa komunikasi bank sentral mengenai arah suku bunga dapat membantu pasar apabila disampaikan secara hati-hati.

Sementara itu, data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dirilis pekan lalu lebih lemah dari perkiraan membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga dalam waktu dekat mulai mereda.

Kondisi tersebut mendorong penguatan terbatas pada obligasi pemerintah AS tenor pendek karena investor menilai The Fed cenderung mempertahankan kebijakan moneternya sambil menunggu data ekonomi berikutnya.

BACA JUGA:Kurs Rupiah Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026: BCA, Mandiri, dan BRI Pasang Kurs Dolar AS di Kisaran Rp17.740–18.150

Yen Jepang Masih Tertekan

Mata uang yen Jepang masih berada di sekitar 162 yen per dolar AS, menunjukkan tekanan yang belum mereda.

Pelemahan yen tetap terjadi meskipun Bank of Japan (BoJ) sebelumnya telah menaikkan suku bunga. Pasar juga mencermati sinyal dari otoritas Jepang mengenai kemungkinan intervensi di pasar valuta asing apabila pelemahan yen berlanjut.

Potensi intervensi tersebut menjadi salah satu faktor yang terus dipantau investor karena dapat memicu volatilitas di pasar mata uang global.

BACA JUGA:USD Melemah, Yen Menguat Tajam! Rupiah Tertekan 4 Hari Beruntun, Emas Melonjak di Tengah Spekulasi The Fed

Harga Emas Dunia Terkoreksi

Di pasar komoditas, harga emas mengalami tekanan.

Harga emas (XAU) berada di level 4.146,52, turun 44,08 poin atau sekitar 1,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penurunan harga emas terjadi di tengah penguatan dolar AS dan perubahan ekspektasi investor terhadap arah kebijakan suku bunga global.

Harga Minyak Masih Menguat

Kategori :