Boom! 74 Kg Emas Batangan Disita di Rumah Mewah Sentul, Penggeledahan Kafe de'Clan Ungkap Korupsi Batu Bara

Kamis 09 Jul 2026 - 10:00 WIB
Reporter : Bobby
Editor : Kevin

BACAKORAN.CO – Polisi menemukan brankas raksasa tersembunyi di balik tembok Kafe de'Clan dan Point Money Changer di Jakarta Selatan, serta menyita 74 kilogram emas batangan beserta valas dalam penggeledahan terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU periode 2018-2026, kasus Asabri dan Krakatau Steel. 

Aksi penggeledahan ini dilakukan Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Rabu (8/7/2026).

Temuan ini langsung menjadi perhatian publik karena skala barang bukti yang besar dan lokasi yang tidak biasa.

Menurut informasi yang beredar luas di media sosial X (Twitter), brankas tersebut disembunyikan di dalam tembok dan ditutupi etalase kafe.

BACA JUGA:Rutan Kelas I Palembang Dukung PKS Persidangan Elektronik Ditjenpas Sumsel

Penggeledahan juga mencakup eks restoran Prancis di kawasan Cipete yang disebut pernah terkait dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, serta rumah di Cluster Mediterania, Sentul, Bogor.

Video dokumentasi penggeledahan yang diunggah warganet menunjukkan petugas dengan pengawalan ketat Brimob bersenjata.

Satu video dari akun @CocoteDemit memperlihatkan situasi di lokasi kafe.

Sementara itu, unggahan @bebekhermes menampilkan visual emas batangan yang disita dalam jumlah besar.

BACA JUGA:Pengontrak Surabaya Viral Tolak Keluar Rumah, Kini Anaknya Diserang Bullying: Netizen Geram

Polisi juga menyita uang dolar Singapura dan Amerika Serikat dalam jumlah signifikan.

Kasus ini melibatkan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Warganet ramai berkomentar di X.

“Ini sudah perang terbuka kah," tulis @narkosun.

BACA JUGA:Viral Dugaan Pungli Rp150 Ribu Cetak KTP di Camat Sunggal: Kuota Hanya 5 Orang Per Hari, Warga Medan Geram

Kategori :