Gaji Rp4–7 Juta, Cara Menabung 25% Tanpa Ubah Gaya Hidup
BACAKORAN.CO – Mengelola keuangan dengan gaji bulanan Rp4 juta hingga Rp7 juta masih menjadi tantangan bagi banyak pekerja di Indonesia. Kenaikan biaya hidup, kebutuhan sehari-hari, hingga pengeluaran untuk hiburan sering membuat target menabung sulit tercapai.
Meski demikian, para perencana keuangan menilai bahwa menyisihkan sekitar 25 persen dari penghasilan tetap memungkinkan dilakukan tanpa harus mengorbankan gaya hidup secara drastis. Kuncinya bukan sekadar mengurangi pengeluaran, melainkan mengatur arus kas dengan lebih disiplin dan terencana.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih dipengaruhi oleh inflasi dan suku bunga yang relatif tinggi, memiliki tabungan maupun dana darurat menjadi semakin penting. Karena itu, kebiasaan mengelola uang secara bijak perlu dibangun sejak awal menerima gaji.
BACA JUGA:Gaji UMR Makin Terjepit Harga Pangan? Ini 7 Cara Cerdas Tetap Bisa Menabung Setiap Bulan
Menabung Dimulai dari Perencanaan
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menabung dari sisa uang di akhir bulan.
Dalam praktiknya, sisa tersebut sering kali tidak ada karena seluruh pendapatan sudah habis digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Banyak perencana keuangan justru menyarankan metode “pay yourself first”, yaitu menyisihkan dana tabungan segera setelah gaji diterima.
Dengan cara ini, tabungan diperlakukan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar sisa pengeluaran.
BACA JUGA:Tips Menabung untuk Membeli Rumah Impian bagi Milenial dan Gen Z, Dijamin Berhasil!
Sebagai contoh, jika memiliki gaji Rp4 juta, target tabungan 25 persen berarti sekitar Rp1 juta per bulan.
Sementara untuk gaji Rp7 juta, jumlah tabungan yang disisihkan sekitar Rp1,75 juta.
Buat Anggaran yang Realistis
Menyusun anggaran bulanan menjadi langkah penting agar seluruh kebutuhan tetap terpenuhi.
Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah membagi penghasilan ke dalam beberapa pos, seperti kebutuhan pokok, tabungan, transportasi, cicilan, hiburan, dan dana darurat.
Pembagian anggaran tidak harus sama untuk setiap orang. Besarnya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing, termasuk jumlah tanggungan dan lokasi tempat tinggal.
BACA JUGA:Menabung Anti Ribet dengan Setor Tunai di ATM Mandiri, Ini 5 Langkah-langkah dan Keuntungannya