BACAKORAN.CO - Produsen smartphone terus menghadirkan inovasi untuk menarik perhatian konsumen.
Hampir setiap peluncuran perangkat baru selalu dibarengi promosi mengenai fitur-fitur canggih yang diklaim mampu meningkatkan pengalaman pengguna.
Mulai dari kamera berteknologi tinggi hingga kecerdasan buatan (AI), semuanya menjadi nilai jual utama.
BACA JUGA:Rupiah Masih Tertekan, Konflik AS-Iran dan Sinyal Kenaikan Suku Bunga BI Jadi Sorotan Pasar
BACA JUGA:Pelatih Aregnetina Akui Spanyol Lebih Baik, Scaloni: Kami Sudah Berikan Segalanya
Namun, berbagai laporan industri dari Counterpoint Research, Statista, serta survei perilaku pengguna smartphone menunjukkan bahwa mayoritas konsumen tetap menggunakan smartphone untuk aktivitas dasar seperti mengirim pesan, media sosial, browsing internet, menonton video, mengambil foto dengan mode otomatis, hingga melakukan transaksi digital.
Artinya, tidak semua fitur premium benar-benar dimanfaatkan setelah perangkat dibeli.
Berikut lima fitur yang berdasarkan pola penggunaan di lapangan tergolong paling jarang digunakan oleh pengguna umum.
BACA JUGA:Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Begini Pujian dari Pelatih Luis Fuente
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Torres Tegaskan Spanyol Jadi Raja Dunia
1. Mode Kamera Pro (Pro Mode)
Mode Pro memungkinkan pengguna mengatur ISO, shutter speed, white balance, hingga fokus secara manual.
Fitur ini sangat berguna bagi fotografer atau kreator konten profesional.
Namun, bagi mayoritas pengguna, mode otomatis sudah dianggap mampu menghasilkan foto yang baik sehingga Mode Pro lebih sering diabaikan.
BACA JUGA:Menkop Akui Prabowo Dapat Wangsit Bangun Kopdes Merah Putih: Rapat Maret, Resmi Juni 2025!