Banyak Orang Kira Properti Selalu Untung, Padahal Bisa Jadi Beban Seumur Hidup Jika Salah Pilih

Selasa 28 Jul 2026 - 09:00 WIB
Reporter : isya
Editor : isya

Namun, perubahan kondisi ekonomi, kehilangan pekerjaan, atau meningkatnya kebutuhan hidup dapat membuat cicilan menjadi beban berat.

Jika pembayaran kredit macet, risiko penyitaan oleh lembaga pembiayaan pun menjadi ancaman yang harus dihadapi.

Selain biaya cicilan, kepemilikan properti juga membutuhkan pengeluaran rutin.

Pemilik harus menyiapkan dana untuk pajak, biaya perawatan bangunan, renovasi, asuransi, hingga iuran lingkungan.

BACA JUGA:Mobil Bekas yang Kelihatan Mulus Bisa Bikin Kamu Menangis, Ini Bagian yang Sering Disembunyikan

Pada apartemen, terdapat pula biaya pengelolaan bulanan yang nilainya dapat meningkat setiap tahun.

Jika properti tidak ditempati atau tidak menghasilkan pendapatan dari sewa, seluruh biaya tersebut tetap harus dibayar sehingga mengurangi kondisi keuangan pemilik.

Tidak sedikit pula investor pemula yang membeli properti hanya karena mengikuti tren.

Mereka berharap harga akan melonjak dalam waktu singkat tanpa melakukan riset mengenai prospek kawasan, akses transportasi, fasilitas umum, hingga permintaan pasar.

Akibatnya, properti sulit disewakan maupun dijual kembali karena minat pembeli rendah.

Pakar keuangan menyarankan agar calon pembeli melakukan analisis menyeluruh sebelum memutuskan membeli properti.

Lokasi tetap menjadi faktor utama karena berpengaruh terhadap nilai jual di masa depan.

BACA JUGA:Mobil Bekas yang Cepat Laku dan Sulit Turun Harga, Daftar Terbaru Juli 2026

Selain itu, legalitas dokumen harus dipastikan lengkap untuk menghindari sengketa yang dapat merugikan pemilik.

Perhitungan kemampuan membayar cicilan juga perlu disesuaikan dengan pendapatan agar kondisi keuangan tetap sehat.

Masyarakat juga disarankan tidak menjadikan properti sebagai satu-satunya instrumen investasi.

Kategori :