BACAKORAN.CO, SUKABUMI – Sebanyak 39 siswa SDN Bojongkoneng, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dan susu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa, 28 Juli 2026.
Para siswa dilaporkan mengalami sejumlah gejala, mulai dari mual, pusing hingga muntah. Dugaan sementara mengarah pada konsumsi susu UHT yang diduga telah melewati tanggal kedaluwarsa.
Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi masih melakukan investigasi dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa.
Kronologi Siswa SDN Bojongkoneng Diduga Keracunan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan dan minuman untuk program MBG tiba di SDN Bojongkoneng sekitar pukul 08.30 WIB.
Sekitar pukul 09.00 WIB, makanan dan susu tersebut mulai dikonsumsi oleh para siswa.
Tidak lama kemudian, sekitar pukul 09.40 WIB, sejumlah siswa mulai merasakan gejala kesehatan. Keluhan yang muncul antara lain mual, pusing, dan muntah.
Total sebanyak 39 siswa tercatat terdampak dalam kejadian tersebut.
Sebagian besar siswa mendapatkan penanganan langsung di lokasi. Sementara itu, seorang siswa kelas 1 sempat dibawa ke IGD RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Setelah mendapatkan penanganan, kondisi siswa tersebut dilaporkan stabil. Ia kemudian diperbolehkan pulang.
Ditemukan Susu dengan Tanggal Kedaluwarsa di Dapur Pemasok
Dalam pemeriksaan lapangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menemukan adanya karton susu di lokasi dapur pemasok yang mencantumkan tanggal kedaluwarsa EXP 15/07/26.
Dapur tersebut diketahui menjadi pemasok makanan dan minuman MBG untuk sekolah terkait. Pasokan berasal dari Nazran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak 02, yang dikelola oleh Yayasan Ulul Albab Fasihah Al Munawaroh.