Rupiah Waspada! Dolar AS Menanti Data Tenaga Kerja, Minyak Melonjak

Jumat 07 Aug 2026 - 10:30 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

Mengapa Rupiah Masih Bergerak Stabil?

BACAKORAN.CO – Pergerakan rupiah cenderung stabil seiring dolar Amerika Serikat (AS) yang juga diperdagangkan relatif datar menjelang rilis data tenaga kerja AS. Pelaku pasar kini menunggu hasil data tersebut sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam beberapa bulan mendatang.

Jika data ketenagakerjaan AS lebih kuat dari perkiraan, ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama berpotensi kembali menguat. Kondisi ini dapat memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

BACA JUGA:Rupiah Menguat ke Rp17.900, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Mengapa Data Tenaga Kerja AS Sangat Dinantikan?

Laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat menjadi salah satu indikator ekonomi yang paling diperhatikan investor global.

Data tersebut akan memberikan gambaran mengenai kekuatan pasar tenaga kerja sekaligus menjadi acuan bagi The Fed dalam menentukan langkah kebijakan moneternya.

Apabila penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan upah lebih baik dari ekspektasi, peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama semakin besar.

Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat membuka peluang pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa waktu ke depan.

BACA JUGA:Rupiah Tertekan! Neraca Dagang Defisit, Yen Bikin Pasar Geger

Mengapa Harga Minyak Dunia Kembali Naik?

Harga minyak mentah kembali menguat setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Iran menyatakan akan menghalangi kapal-kapal milik Amerika Serikat dan Israel yang melintasi Selat Hormuz serta meminta kompensasi dari negara-negara yang dianggap sebagai musuh sebelum diberikan izin melintas.

Pernyataan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan distribusi energi global.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran minyak paling penting di dunia sehingga setiap ketegangan di kawasan tersebut langsung memengaruhi harga energi internasional.

BACA JUGA:Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat ke Rp18.060 usai The Fed Tahan Suku Bunga

Bagaimana Pergerakan Dolar Australia?

Dolar Australia (AUD) bergerak relatif stabil di kisaran 0,7050 per dolar AS.

Stabilnya pergerakan AUD didukung oleh membaiknya neraca perdagangan Australia.

Kategori :