bacakoran.co

Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat ke Rp18.060 usai The Fed Tahan Suku Bunga

Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat ke Rp18.060 usai The Fed Tahan Suku Bunga.gbr.net--

Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat usai The Fed Tahan Suku Bunga, Simak Update Valas Terbaru

BACAKORAN.CO – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya. Di sisi lain, Bank Sentral Inggris (Bank of England/BOE) juga memilih menahan suku bunga sesuai ekspektasi pasar, meski tetap mewaspadai potensi kenaikan inflasi akibat gejolak energi di Timur Tengah.

Pergerakan pasar valuta asing pada perdagangan terbaru dipengaruhi kombinasi kebijakan bank sentral global, dugaan intervensi otoritas Jepang, serta langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

BACA JUGA:Kurs Dolar Hari Ini: USD Melemah Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Masih di Atas Rp18.000

BOE Pertahankan Suku Bunga, Inflasi Masih Jadi Ancaman

Bank Sentral Inggris memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada rapat kebijakan terbarunya.

Meski mengakui inflasi telah mengalami penurunan dibandingkan pertemuan sebelumnya, BOE memperingatkan bahwa tekanan harga diperkirakan kembali meningkat menjelang akhir tahun. Kenaikan tersebut dipicu oleh ketidakpastian pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah.

Sikap hati-hati BOE menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter global masih akan dipengaruhi perkembangan inflasi dan kondisi geopolitik.

BACA JUGA:USD Stabil, Rupiah Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Simak Update Kurs Hari Ini

Yen Jepang Menguat Tajam

Mata uang Yen Jepang (JPY) menguat signifikan terhadap dolar AS meskipun tidak ada pengumuman ekonomi besar yang menjadi pemicunya.

Pelaku pasar menduga otoritas Jepang melakukan intervensi dengan membeli yen dan menjual dolar AS guna menahan pelemahan mata uang domestik.

Selain itu, dolar AS juga tertekan setelah muncul sikap lebih berhati-hati dari pejabat Federal Reserve terkait upaya pengendalian inflasi.

BACA JUGA: Kurs Dolar AS Hari Ini Menguat Tajam, Rupiah Tertekan di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Menguat ke Rp18.060 usai The Fed Tahan Suku Bunga

djarwo

djarwo


kurs dolar hari ini: rupiah menguat usai the fed tahan suku bunga, simak update valas terbaru

bacakoran.co – nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap amerika serikat (usd) setelah federal reserve (the fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya. di sisi lain, bank sentral inggris (bank of england/boe) juga memilih menahan suku bunga sesuai ekspektasi pasar, meski tetap mewaspadai potensi kenaikan inflasi akibat gejolak energi di timur tengah.

pergerakan pasar pada perdagangan terbaru dipengaruhi kombinasi kebijakan bank sentral global, dugaan intervensi otoritas jepang, serta langkah bank indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

boe pertahankan suku bunga, inflasi masih jadi ancaman

bank sentral inggris memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada rapat kebijakan terbarunya.

meski mengakui inflasi telah mengalami penurunan dibandingkan pertemuan sebelumnya, boe memperingatkan bahwa tekanan harga diperkirakan kembali meningkat menjelang akhir tahun. kenaikan tersebut dipicu oleh ketidakpastian pasokan energi akibat konflik di timur tengah.

sikap hati-hati boe menjadi sinyal bahwa kebijakan moneter global masih akan dipengaruhi perkembangan inflasi dan kondisi geopolitik.

yen jepang menguat tajam

mata uang yen jepang (jpy) menguat signifikan terhadap dolar as meskipun tidak ada pengumuman ekonomi besar yang menjadi pemicunya.

pelaku pasar menduga otoritas jepang melakukan intervensi dengan membeli yen dan menjual dolar as guna menahan pelemahan mata uang domestik.

selain itu, dolar as juga tertekan setelah muncul sikap lebih berhati-hati dari pejabat federal reserve terkait upaya pengendalian inflasi.

rupiah menguat ke level rp18.060 per dolar as

rupiah diperdagangkan lebih kuat dibandingkan hari sebelumnya.

nilai tukar rupiah bergerak di kisaran rp18.060 per dolar as, membaik dari posisi sekitar rp18.100 pada perdagangan sebelumnya.

penguatan tersebut didorong oleh melemahnya dolar as setelah keputusan the fed mempertahankan suku bunga.

bank indonesia andalkan berbagai instrumen

bank indonesia menegaskan bahwa stabilitas rupiah tidak hanya dijaga melalui kebijakan suku bunga.

sejumlah instrumen yang terus dioptimalkan antara lain:

intervensi pasar valuta asing (spot)
domestic non-deliverable forward (dndf)
operasi di pasar valas domestik dan luar negeri
penerbitan sekuritas rupiah bank indonesia (srbi)

langkah tersebut bertujuan menjaga likuiditas pasar sekaligus menarik aliran modal asing ke indonesia.

update kurs mata uang hari ini (kurs v1)

| mata uang | bank buy | bank sell |
| --------- | -------: | --------: |
| usd       |   18.030 |    18.100 |
| sgd       |   14.028 |    14.125 |
| eur       |   20.735 |    20.881 |
| gbp       |   24.229 |    24.397 |
| aud       |   12.654 |    12.751 |
| jpy       |   112,02 |    112,92 |
| chf       |   22.328 |    22.493 |
| cad       |   12.846 |    12.935 |
| cny       | 2.663,09 |  2.693,42 |
| myr       | 4.405,03 |  4.450,44 |

kurs valuta asing global (kurs v2)

| mata uang |    buy |   sell |
| --------- | -----: | -----: |
| eur       | 1,1513 | 1,1524 |
| gbp       | 1,3453 | 1,3464 |
| aud       | 0,7026 | 0,7037 |
| nzd       | 0,5867 | 0,5877 |
| sgd       | 1,2839 | 1,2828 |
| jpy       | 160,77 | 160,46 |
| chf       | 0,8066 | 0,8056 |
| cad       | 1,4020 | 1,4009 |

harga komoditas

minyak mentah (crude oil): us$83,97 per barel

harga emas dunia (xau): 4.106,78

prospek pergerakan rupiah

pergerakan rupiah dalam waktu dekat diperkirakan masih dipengaruhi oleh arah kebijakan federal reserve, perkembangan konflik geopolitik di timur tengah, serta efektivitas langkah bank indonesia menjaga stabilitas pasar keuangan.

apabila tekanan terhadap dolar as berlanjut dan arus modal asing kembali masuk ke pasar domestik, rupiah berpeluang mempertahankan tren penguatan. namun, volatilitas pasar global tetap perlu diwaspadai karena ketidakpastian ekonomi dan geopolitik masih cukup tinggi.

Tag
Share