BACAKORAN.CO – Seekor terduga pelaku begal dari komplotan empat orang berhasil diamankan warga dan korban setelah aksi kejahatan jalanan digagalkan di Jalan Cibaligo, tepat di depan PT Sansan, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Selasa malam, 4 Agustus 2026 sekitar pukul 23.40 WIB.
Kejadian yang terekam kamera CCTV itu menunjukkan empat pelaku dengan dua sepeda motor membuntuti, melempari batu dan menendang mobil Toyota Avanza milik korban sambil membawa senjata tajam berupa samurai dan celurit, sebelum korban melakukan pengejaran secara heroik hingga satu unit motor dan satu terduga pelaku berhasil diamankan.
Kronologi Aksi Begal di Jalan Cibaligo
Berdasarkan rekaman CCTV dan laporan yang beredar di media sosial, komplotan begal berjumlah empat orang mengendarai dua sepeda motor jenis Yamaha Aerox dan Honda Mio M3.
Mereka membuntuti mobil Toyota Avanza yang melintas di kawasan tersebut.
Para pelaku kemudian melempari batu ke arah mobil korban dan sempat menendangnya.
Mereka juga terlihat membawa senjata tajam samurai dan celurit. Korban yang berada di dalam mobil Avanza langsung bereaksi dengan menghadang dan melakukan pengejaran.
Akibat pengejaran tersebut, para pelaku panik dan kocar-kacir. Satu unit sepeda motor berhasil diamankan bersama satu orang terduga pelaku di lokasi kejadian.
Tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
BACA JUGA:Modus COD, Perempuan Penjual Produk Herbalife Menjadi Korban Begal, Pelaku Dibekuk Polisi
Warga sekitar ikut membantu mengamankan situasi.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan kerumunan warga di lokasi serta mobil Avanza yang berhenti di dekat motor yang diamankan.
Status Penanganan oleh Kepolisian
Hingga laporan ini dirilis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas para pelaku, kronologi lengkap dari sudut pandang resmi, maupun proses penanganan lebih lanjut terhadap terduga pelaku yang diamankan warga.
Informasi serupa juga disampaikan sejumlah media lokal yang mengutip video viral tersebut.
BACA JUGA:Dua Anggota DPRD PALI Diperiksa dalam Kasus Korupsi Proyek di Dinas Perkim