BACAKORAN.CO - KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu dini hari 12 Agustus 2026 sekitar pukul 04.15 WITA saat melayani rute Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar.
Kapal yang mengangkut 114 penumpang dan 17 awak (total 131 orang) dilahap api, memicu kepanikan hebat hingga sebagian penumpang melompat ke laut.
Dugaan sementara yang beredar menyebut kebakaran dipicu aksi nekat seorang ABK yang membakar kapal setelah dimarahi nakhoda, lalu melompat dan hilang.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi setidaknya 106 penumpang dengan selamat.
BACA JUGA:Menaker Tegaskan Larangan Batas Usia dan Good Looking di Lowongan Kerja, Ini Aturan Lengkapnya
Kebakaran kapal Sekotong, KMP Putri Yasmin, ABK bakar kapal, evakuasi penumpang, keselamatan maritim.
Kronologi kejadian dimulai saat kapal dalam perjalanan rutin lintasan Padangbai–Lembar. Laporan darurat diterima Kantor SAR Mataram pukul 04.39 WITA.
Lokasi kebakaran berada di koordinat 8°43'12.37"S – 115°47'35.93"E di perairan Pantai Sekotong, sekitar 16,84 nautical miles dari posisi RB 220 Mataram.
Video yang beredar menunjukkan kepulan asap hitam tebal, penumpang sudah mengenakan pelampung, dan teriakan panik.
BACA JUGA:Waspada! Ombak Besar hingga 4 Meter Landa Pesisir Selatan Gunungkidul dan Jateng, Ini Penjelasannya
“Hancur sudah. Allahu Akbar,” ujar seorang pria dalam video yang mengenakan jaket pelampung.
Berdasarkan data manifes yang diungkapkan Plt Kepala KSOP Kelas IV Padangbai, Heri Wiyanto, kapal membawa 114 penumpang (44 sopir/penumpang kendaraan, 53 penumpang roda dua, 17 penumpang pejalan kaki) plus 17 awak termasuk nakhoda.
Kapal dinyatakan telah menjalani pemeriksaan kelayakan sebelum berangkat. Namun penyebab pasti masih dalam proses investigasi.
Sebagaimana dikutip dari akun X @indepenSumatera pada tanggal 12 Agustus 2026, “Tragedi KMP Putri Yasmin terbakar di Sekotong (12/8/2026, 04.15 WITA) ternyata menyimpan fakta mengerikan wak, Kebakaran diduga dipicu ABK yang nekat BAKAR KAPAL usai dimarahi Nahkoda, lalu melompat ke laut dan hilang."
BACA JUGA:Harga Karet Sumsel Hari Ini Naik! KKK 100 Persen Tembus Rp39 Ribu