Pada data sebelumnya, harga telur ayam ras tercatat sekitar Rp31.650 per kilogram. Dalam pembaruan berikutnya, angkanya berada di kisaran Rp29.450 per kilogram.
Perbedaan harga antarperiode tersebut memperlihatkan bahwa konsumen sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu daftar harga ketika berbelanja.
Harga di pasar tradisional, toko kelontong, supermarket, dan wilayah berbeda dapat memiliki selisih cukup besar.
Bawang Merah dan Bawang Putih
Bawang merah dan bawang putih juga menjadi bagian penting dalam pengeluaran dapur.
Dalam salah satu pemantauan harga pangan yang digunakan sebagai pembanding, bawang merah berada di sekitar Rp58.750 per kilogram. Sementara bawang putih tercatat sekitar Rp51.900 per kilogram.
Namun, angka tersebut tidak dapat dianggap sebagai harga tetap nasional.
Bank Indonesia menyediakan data PIHPS yang dapat digunakan untuk melihat harga berdasarkan komoditas, jenis pasar, periode, dan wilayah.
BACA JUGA:Beras Oplosan Masuk Program Sembako? Penjual Bongkar Pesanan Jumbo dari DPRD DKI
Beras Tetap Jadi Perhatian Utama
Berbeda dengan cabai yang dibeli dalam jumlah relatif kecil, beras biasanya dibeli dalam jumlah besar.
Karena itu, perubahan harga beras beberapa ratus rupiah per kilogram dapat memberikan dampak terhadap pengeluaran rumah tangga.
Badan Pangan Nasional juga menetapkan berbagai acuan harga untuk komoditas pangan strategis. Data April 2026 menunjukkan harga beras medium berada sekitar Rp13.415 per kilogram, sedangkan beras premium sekitar Rp15.697 per kilogram dalam pemantauan nasional periode tersebut.
Harga aktual pada Agustus tentu dapat berbeda karena kondisi pasar telah berubah.
Kenapa Harga Sembako Tidak Sama di Setiap Daerah?
Ada beberapa faktor yang membuat harga bahan pokok berbeda antarwilayah.
Pertama, biaya distribusi.
Daerah yang jauh dari sentra produksi dapat memiliki biaya logistik lebih tinggi.
Kedua, pasokan.