Cuaca Agustus 2026 Makin Kering, Ini 6 Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit

Kamis 13 Aug 2026 - 16:00 WIB
Reporter : zeli
Editor : djarwo

BACAKORAN.CO – Menghadapi cuaca Agustus 2026 yang cenderung lebih kering, masyarakat perlu mencukupi cairan, menjaga pola makan dan tidur, membatasi paparan panas, serta rutin memantau prakiraan cuaca. BMKG memprediksi puncak musim kemarau 2026 terjadi pada Agustus di 369 Zona Musim atau sekitar 48,84 persen wilayah daratan Indonesia.

Kondisi tersebut tidak berarti seluruh wilayah Indonesia akan mengalami cuaca panas tanpa hujan. BMKG memprediksi Agustus hingga Oktober 2026 secara umum memiliki curah hujan rendah hingga menengah, dengan sifat hujan bawah normal hingga normal di banyak wilayah.

Pada akhir Juli, BMKG juga menyebut El Niño 2026 telah aktif dan berpotensi mencapai kategori sangat kuat, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau yang lebih kering dan panjang di sejumlah daerah.

Mengapa Cuaca Agustus 2026 Perlu Diwaspadai?

Musim kemarau dapat membuat sejumlah wilayah mengalami periode tanpa hujan yang lebih panjang. BMKG mencatat kondisi kering telah meluas pada akhir Juli, meski potensi hujan tetap ada di beberapa daerah.

Kondisi panas dan kurangnya asupan cairan dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami kelelahan. Karena itu, kebiasaan sederhana seperti minum cukup, mengatur aktivitas luar ruangan dan menjaga waktu istirahat menjadi penting.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Mengintai Indonesia, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor

Apa Pengaruh El Niño terhadap Kondisi Cuaca?

El Niño merupakan fenomena iklim yang berkaitan dengan peningkatan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah dan timur.

Dalam kondisi 2026, BMKG menyebut El Niño sudah aktif dan dapat mencapai intensitas kuat hingga sangat kuat. Dampaknya terhadap Indonesia antara lain dapat berupa musim kemarau yang lebih kering dan panjang serta meningkatnya risiko kekeringan dan karhutla.

Bagaimana Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit Saat Cuaca Panas?

1. Bagaimana Cara Memenuhi Kebutuhan Cairan?

Minumlah secara teratur dan jangan menunggu sampai rasa haus muncul.

Saat beraktivitas di lingkungan panas, tubuh dapat kehilangan cairan melalui keringat. Membawa botol minum ketika bepergian dapat membantu membangun kebiasaan minum secara berkala.

Jika beraktivitas di luar ruangan, cari tempat teduh secara berkala dan gunakan pakaian yang nyaman.

BACA JUGA:Gempa M5,7 Guncang Halmahera Barat, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

2. Mengapa Pola Makan Tetap Penting?

Menjaga kondisi tubuh tidak hanya bergantung pada minuman atau suplemen.

Usahakan menu sehari-hari tetap beragam dengan sumber karbohidrat, protein, sayuran dan buah. Pilihan makanan yang seimbang membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi selama beraktivitas.

Makanan tinggi gula, terlalu berminyak atau sangat rendah zat gizi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

3. Bagaimana Mengatur Waktu Tidur?

Kategori :