5. Periksa TBW, Garansi, dan Suhu SSD
Hal terakhir yang tidak kalah penting adalah ketahanan SSD.
Salah satu indikator yang dapat diperhatikan adalah TBW atau Terabytes Written.
TBW menunjukkan perkiraan jumlah data yang dapat ditulis ke SSD selama masa ketahanan yang ditetapkan produsen.
Semakin tinggi kebutuhan menulis data, semakin penting memperhatikan nilai TBW.
Editor video, misalnya, dapat menghasilkan aktivitas tulis data jauh lebih besar dibandingkan pengguna yang hanya menggunakan laptop untuk mengetik dan browsing.
Selain TBW, periksa juga masa garansi dari produsen.
Garansi yang jelas memberikan perlindungan tambahan apabila terjadi masalah pada perangkat selama periode yang ditentukan.
Faktor suhu juga perlu diperhatikan.
SSD NVMe berkecepatan tinggi dapat menghasilkan panas ketika digunakan dalam aktivitas berat.
Jika laptop memiliki ruang yang sempit atau sistem pendinginan terbatas, suhu SSD perlu menjadi pertimbangan.
SSD yang terlalu panas dapat mengalami thermal throttling, yaitu penurunan performa untuk membantu menjaga temperatur perangkat.
SSD NVMe Mana yang Cocok untuk Laptop?
Pemilihannya dapat disederhanakan berdasarkan kebutuhan.
Untuk mahasiswa dan pekerjaan ringan: SSD NVMe 500GB–512GB sudah cukup.
Prioritaskan kompatibilitas dan harga yang masuk akal.