BACAKORAN.CO – Adinda Dhea Fiji Lestari, (21), ditemukan tewas tertelungkup di Jalan Jenderal Satibi Darwis, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, atau di jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Keramasan, tepatnya di depan PT. Rotari, Rabu (19/8) sekitar pukul 01.30 WIB.
Polisi menduga wanita tersebut menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal setelah sepeda motor yang dikendarainya tidak ditemukan di lokasi.
Korban pertama kali ditemukan Fadil, (18), warga yang sedang bekerja di tempat pembakaran kayu tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu, Fadil bersama dua rekannya tengah bekerja.
Tiba-tiba, dia mendengar suara perempuan. Sesaat kemudian terdengar suara sepeda motor terjatuh.
BACA JUGA:Begal Bidan di Sudirman Prabumulih Dibekuk, Akui Enam Aksi, Kaki Ditembus Peluru
BACA JUGA:Begal Sadis Cimahi Selatan Terekam CCTV, Korban Avanza Hadang dan Tangkap Pelaku Bersama Massa
"Saat itu kami bertiga sedang bekerja. Lalu saya mendengar suara perempuan dan motor jatuh," ujar Fadil kepada petugas.
Merasa penasaran, Fadil keluar dari tempat pembakaran kayu. Dia kemudian berjalan menuju sumber suara.
Di lokasi, Fadil melihat seorang perempuan tergeletak tertelungkup di atas aspal. Kondisi korban sudah tidak bergerak. Darah juga terlihat keluar dari bagian mulut.
Fadil panik. Dia kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada Darwila, 66, yang berada di sekitar lokasi. "Saya langsung memberitahu penjaga malam," kata Darwila.
BACA JUGA:Tiga Hari Hilang, Pria di Desa Ibul Belida Darat Ditemukan Membusuk di Semak
BACA JUGA:Kubu Ruben Onsu Buka Suara: Sarwendah Dituding Jadi Biang Gagalnya Mediasi Hak Asuh Anak
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat. Petugas Polsek Kertapati bersama piket fungsi, Reskrim, SPKT, dan tim Inafis Polrestabes Palembang mendatangi lokasi.
Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi diperiksa untuk mengungkap kronologi kejadian. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Kertapati Palembang AKP Hermansyah membenarkan penemuan perempuan meninggal dunia tersebut.
"Benar adanya korban diduga korban curas yang terguling di TKP dengan mengeluarkan darah di bagian muka dan kepala, dan diduga ketika itu sudah tak bernyawa," ujar Hermansyah, Rabu pagi.
BACA JUGA:Pelatih Bali United Bilang Begini usai Gagal Menang di Dewata Challenge Series 2026
BACA JUGA:Persib Juara Dewata Challenge Series 2026, Tolic: Ini Belum Sempurna
Hermansyah mengatakan dugaan curas masih diselidiki. Polisi berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Palembang untuk mengungkap kasus tersebut.
Dugaan pencurian dengan kekerasan menguat setelah keluarga menyampaikan bahwa Adinda saat kejadian sedang mengendarai sepeda motor. Namun, kendaraan tersebut tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan korban.
Polisi kini menelusuri keberadaan sepeda motor sekaligus mencari petunjuk terkait kematian korban. Pemeriksaan saksi dan hasil pemeriksaan medis menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus dugaan begal di Kertapati Palembang tersebut.
Hingga Rabu pagi, polisi belum memastikan kronologi lengkap maupun penyebab pasti kematian Adinda. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah korban memang menjadi sasaran begal dan bagaimana peristiwa tersebut terjadi.