Samsung Naikkan Harga Manufaktur Chip Canggih hingga 15 Persen, Ini Alasan dan Dampaknya bagi Industri AI 2026

Sabtu 22 Aug 2026 - 03:00 WIB
Reporter : isya
Editor : djarwo

BACAKORAN.CO  – Samsung Electronics menaikkan harga untuk sejumlah layanan manufaktur chip atau foundry canggih hingga 15 persen.

Kenaikan tersebut terjadi di tengah meningkatnya permintaan chip untuk kecerdasan buatan (AI) dan semakin ketatnya kapasitas produksi semikonduktor canggih secara global.

Informasi mengenai kenaikan harga ini dilaporkan Reuters pada 19 Agustus 2026 berdasarkan keterangan dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Penyesuaian harga terutama menyasar proses manufaktur tertentu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan chip berperforma tinggi.

BACA JUGA:GM Lepas Saham Pabrik Baterai Indiana ke Samsung SDI

BACA JUGA:Filter Perekrutan AI Google Disorot, Kandidat Wajib Waspada

Untuk pelanggan di China dan Amerika Serikat, harga SF4 disebut meningkat sekitar 10 persen hingga 15 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara pelanggan di Taiwan menghadapi kenaikan sekitar 5 persen hingga 10 persen.

Samsung juga menaikkan harga untuk proses 5 nanometer (SF5) sekitar 10 persen hingga 15 persen.

Proses 8 nanometer juga mengalami kenaikan, dengan besaran mendekati 10 persen.

BACA JUGA:Tecno Camon 50 Pro 5G Punya Ketahanan IP69K, Kamera 50 MP hingga Baterai Jumbo

BACA JUGA:Infinix Note 50 Pro: Spesifikasi, Kamera 50 MP, AMOLED 144Hz dan Fast Charging 90W

Dengan demikian, angka 15 persen bukan berarti seluruh layanan manufaktur chip Samsung naik sebesar itu.

Kenaikan berbeda berdasarkan proses produksi dan wilayah pelanggan.

Mengapa Samsung menaikkan harga manufaktur chip?

Kategori :