Amri/Nita Penuhi Target, Selanjutnya Taklukkan Semifinal!

Jumat 21 Aug 2026 - 18:56 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Ganda campuran Indonesia jadi perhatian di Kejuaraan Dunia 2026. Ini setelah pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berhasil mengalahkan wakil Taiwan Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang 21-18, 21-9 di babak 8 besar.

Pertandingan di Indra Gandhi Indoor Stadium itu menjadi perhatian karena yang dikalahkan Amri/Nita adalah unggulan ke-11 di ajang ini. 

Mereka juga menang dengan meyakinkan. Setelah susah payah menaklukkan di game pertama, Amri/Nita tampak superior di game kedua. 

Amri Syahnawi pun senang usai pertandingan. Dia bahagia karena sukses menjawab target yang dibebankan kepadanya. Di ajang ini, Amri/Nita ditarget lolos babak semifinal. 

BACA JUGA:Amalia/Siti Fadia Beberkan Kesuksesan Amankan Tiket Semifinal Badminton Asia Championship

Kemenangan atas wakil Taiwan ini, membuat Amri/Nita lolos semifinal. Tapi perjuangan belum usai karena masih ada lawan menanti di babak selanjutnya. 

“Alhamdulillah lega dan bersyukur, target yang diberikan kepada kami bisa tercapai tapi belum selesai,” terangnya. 

“Kami masih belum puas, akan kasih yang terbaik buat besok biar bisa lebih lagi warna medalinya,” lanjut Amri.

Amri menyebut, kemenangan ini berkat bagusnya komunikasi mereka di lapangan. Kelancaran komunikasi itu membuat pergerakan di lapangan menjadi lancar dan sukses mengakhiri dengan kemenangan. 


Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tembus semifinal Kejuaraan Dunia 2026-PBSI-

“Komunikasi menjadi kunci keberhasilan kami hari ini, saling percaya satu sama lain, ada yang buat salah tapi tidak saling menyalahkan, kami mencari solusinya bareng-bareng di lapangan,” jelas Amri.

“Kami tertinggal di interval game pertama tapi pelan-pelan bisa mengejar dan akhirnya dapat permainan yang kami inginkan. Dari situ kami tidak mau lepas, tetap fokus poin per poin,” jelas Amri.

BACA JUGA:Fajar/Fikri belajar Kekalahan Sabar/Reza, Percaya Diri Hadapi Semifinal Badminton Asia Championship

“Banyak lika-liku di persiapan kami ke sini, tidak cukup banyak waktu tapi kami terus berusaha. Target memang dapat medali tapi kami tidak menyangka kami bisa melewati situasi yang bisa dibilang cukup sulit ini,” ungkapnya.

Sementara Nita Violina Marwah menambahkan bahwa lawan sejatinya tidak mudah dikalahkan. Mereka memiliki kelebihan dalam hal kecepatan. Ini sempat merepotkannya. 

Kategori :