BACAKORAN.CO – Kobaran api menghanguskan sebuah rumah panggung semi permanen di Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan Rabu (26/8) sekitar pukul 08.00 WIB.
Rumah yang didominasi material kayu itu ludes terbakar. Lokasinya berada tak jauh dari Jembatan Kayuagung dan sejumlah pusat aktivitas warga.
Kebakaran rumah panggung di Kayuagung OKI tersebut membuat warga panik. Asap hitam dan kobaran api membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan. Warga bergegas menjauh dari lokasi karena khawatir api merambat ke bangunan di sekitarnya.
Kekhawatiran meningkat lantaran lokasi kebakaran berada dekat sejumlah toko emas dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta sejumlah rumah makan. Saat kejadian, kawasan tersebut mulai dipadati aktivitas masyarakat.
BACA JUGA:Tiga Rumah Ludes, Kebakaran Hebat Gegerkan Mekakau Ilir, Bupati Turut Berduka
BACA JUGA:Kebakaran Bromo Meluas 70 Hektare, Ini Fakta di Balik Siklus Api yang Tak Kunjung Berhenti
Informasi awal menyebut api diduga muncul dari bagian belakang rumah. Bangunan tersebut terdiri atas beberapa petak dan dihuni sekitar 12 kepala keluarga (KK).
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten OKI Hilwen SH melalui Kabid Damkar Fikril Hakim ST mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.10 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi.
“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat peristiwa kebakaran itu sekira pukul 08.10 WIB, dan anggota Damkar langsung ke lokasi melakukan pemadaman,” ujar Fikril.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. Total 38 personel berjibaku menjinakkan api yang sudah membesar.
BACA JUGA:Java United FC Takluk dari Tim Championship saat Uji Coba, Begini Kata Pelatihnya
BACA JUGA:Minta 50 Motor Trail, Disetujui 100, Di Tengah Utang Rp 10.293 T, Pola
Petugas menghadapi kobaran api pada bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu. Material tersebut membuat api cepat membesar dan menghanguskan bagian utama rumah.
Proses pemadaman berlangsung lebih dari tiga jam. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.20 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran. Kejadian itu menyisakan puing-puingh rumah yang telah menjadi arang.
“Sejak pagi tadi memadamkan baru selesai pukul 11.20 WIB tadi dan langsung dilakukan pendinginan agar api benar-benar padam dan tidak ada bara api lagi,” kata Fikril.
Beruntung, kebakaran rumah di Kelurahan Cinta Raja Kayuagung itu tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh penghuni berhasil selamat meski kehilangan tempat tinggal.
BACA JUGA:Persib Incar Trofi Ke-4 Super League, Ini Daftar 32 Pemain Persib
BACA JUGA:Warga Pati Menginap di Rumah Gus Dur, Inayah Wahid: Perjuangan Ini untuk Indonesia
Fikril mengatakan, bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung berukuran besar. Selain dihuni sekitar 12 KK, bagian bawah bangunan berupa konstruksi beton juga digunakan untuk aktivitas perdagangan dengan sistem petak atau sewa.
“Rumah yang terbakar ini rumah panggung ukuran besar, jadi dihuni banyak KK. Rumah panggung yang terbakar ini tidak bersisa, hanya menyisakan puing-puing saja dan bagian bawah tersisa dinding beton juga,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan dan penelusuran untuk mengetahui sumber api.
Tidak adanya korban jiwa menjadi kabar baik di tengah kerugian material yang ditimbulkan. Polisi dan instansi terkait diharapkan dapat membantu memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengantisipasi potensi kejadian serupa di kawasan padat permukiman.