BACAKORAN.CO - Kabar mengejutkan datang dari Banyuwangi, Jawa Timur.
Jalur pendakian menuju Kawah Ijen dilaporkan ditutup sementara setelah api kebakaran hutan dan lahan memasuki area jalur.
Informasi kebakaran hutan menuju kawah ijen menyebar luas melalui media sosial X pada malam 3 September 2026, memicu kekhawatiran warga dan wisatawan.
Kondisi ini terjadi di tengah puncak musim kemarau yang membuat banyak kawasan konservasi di Indonesia rentan terhadap karhutla.
BACA JUGA:Tawaran Proyek Berujung Tipu-Tipu, Warga Muara Enim Rugi Rp492 Juta
Akun X @bismillahyuk_ menjadi salah satu yang pertama membagikan laporan visual dengan keterangan “BANYUWANGI SEDANG DARURAT! Alam sedang marah! Kondisi pendakian Kawah Ijen hari ini dan pendakian Ijen akan di tutup untuk sementara karena adanya kebakaran memasuki jalur pendakian”.
Video dan foto yang dilampirkan menunjukkan kobaran api di lereng berbukit pada malam hari, disertai hashtag #PrayforBanyuwangi dan #ALLEYESONINDONESIA.
Laporan serupa juga beredar dari akun lain yang menyebutkan api berasal dari kawasan Gunung Merapi (Ungup-Ungup) Banyuwangi dan merembet ke arah kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen.
BACA JUGA:Utang Rp20 Juta Diduga Picu Penembakan Pria di Mesuji, Korban Warga OKI
Penutupan sementara jalur pendakian menjadi langkah antisipasi standar demi keselamatan wisatawan, penambang belerang dan petugas.
Kawasan Kawah Ijen yang terkenal dengan fenomena blue fire dan danau asamnya merupakan destinasi unggulan Banyuwangi.
Setiap penutupan otomatis berdampak pada operator wisata, guide lokal, dan perekonomian masyarakat sekitar.
Sebagaimana dikutip dari akun X @indepenSumatera pada tanggal 3 September 2026, kebakaran skala besar yang awalnya melalap kawasan hutan Gunung Merapi (Ungup-Ungup) Banyuwangi dilaporkan makin meluas hingga merembet ke vegetasi lereng kawasan cagar alam dan TWA Gunung Ijen.
Kondisi lapangan digambarkan kritis angin kencang di dataran tinggi ditambah vegetasi kering akibat kemarau membuat api cepat menjalar.
BACA JUGA:Heboh! Wayan Koster Teriak 'Diam Kamu' ke Warga Soal Kerja, Pemprov Bali Klarifikasi Video Lama...