Prabowo Instruksikan Seluruh WNI Punya Rekening Bank, BRI dan BSI Siapkan untuk Percepat Bansos

Rabu 09 Sep 2026 - 10:11 WIB
Reporter : Deby Tri
Editor : Deby Tri

BACAKORAN.CO – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar seluruh warga negara Indonesia (WNI) memiliki rekening perbankan.

Arahan ini disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Tujuannya memperluas inklusi keuangan sekaligus mempermudah penyaluran berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial (bansos).  

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI) ditugaskan menyiapkan rekening tersebut.

BACA JUGA:136 Siswa SMAN 1 Tunjungan Blora Diduga Keracunan MBG, Satgas Usulkan SPPG Sukorejo 2 Ditutup

Data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) akan dipadankan dengan sistem pembayaran Bank Indonesia, termasuk QRIS.  

“Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” ujar Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan.  

Langkah ini diharapkan mendorong tingkat inklusi keuangan yang sudah mencapai 93,62 persen menurut data OJK dan BPS, serta meningkatkan literasi keuangan.  

Sebagaimana dikutip dari akun X @RA_leather pada tanggal 8 September 2026, Presiden menginstruksikan agar seluruh WNI memiliki rekening perbankan baru.

Menko Perekonomian menyebut rekening tersebut dapat digunakan untuk menerima berbagai program pemerintah sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional.  

BACA JUGA:Anak Keracunan MBG Karo, Asap rokok Jadi yang Disalahkan?

Pemerintah memandang kepemilikan rekening sebagai pintu masuk utama masyarakat ke ekosistem keuangan formal.

Meski inklusi keuangan sudah tinggi, masih ada celah di wilayah tertentu dan kelompok usia muda.  

Dengan rekening yang terintegrasi, penyaluran bansos, subsidi, dan program lainnya bisa lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tujuan utama adalah memastikan bantuan sampai tepat dan cepat.  

Kategori :