Pihak keluarga memilih tidak mengungkapkan diagnosis penyakit secara detail kepada publik, menghormati privasi Almarhum.
Megawati Soekarnoputri diketahui sempat menjenguk adiknya di rumah sakit dan memantau kondisinya secara berkala.
Profil Singkat Guruh Soekarnoputra
Lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra adalah anak bungsu dari lima bersaudara pasangan Soekarno dan Fatmawati.
Kakak-kakaknya meliputi Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, dan Sukmawati Soekarnoputri.
BACA JUGA:Tabel KUR BNI September 2026 Pinjaman Rp40 Juta, Segini Angsuran per Bulan
Sejak kecil, bakat seni sudah terlihat.
Ia belajar tari Jawa, Sunda, Bali, dan berbagai tarian daerah lainnya.
Pendidikan formalnya mencakup sekolah di Perguruan Cikini, lalu sempat menempuh studi arkeologi di Universiteit van Amsterdam, Belanda.
Kemudian ia menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang administrasi publik hingga gelar magister.
Karier di Dunia Seni Maestro yang Mengangkat Budaya Nusantara
Guruh lebih dikenal sebagai seniman daripada politisi di awal kariernya.
Pada 1977, ia merilis album legendaris Guruh Gipsy bersama kelompok Gipsy yang melibatkan mendiang Chrisye.
Album ini memadukan rock progresif dengan gamelan Bali dan menjadi tonggak musik Indonesia.
Ia mendirikan Swara Mahardhika (kemudian Yayasan Swara Mahardhika) dan GSP Production (Gencar Semarak Perkasa).
Sejak 1979, Guruh menggelar sejumlah Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra yang kolosal, menampilkan tari, musik, dan wastra Nusantara.
BACA JUGA:Polisi Sita 52 Paket Sabu dan 3 Ekstasi di Lubai Muara Enim