bacakoran.co - beredar di jagat sosmed siswa sdn 078481 uluna'ai hiligo'o laowo halimbaruzo seorang siswa yang mengeluhkan tidak ada kegiatan belajar mengajar selama sebulan di sekolah tersebut.
video tersebut viral dan hal ini juga di unggah oleh akun x @, yang memperlihatkan suasana di dalam kelas-kelas tersebut tidak adanya guru satupun yang hadir.
di dalam video tersebut terlihat murid sudah siap menerima pelajaran dari guru tapi dengan terpaksa harus pulang karena tidak ada guru yang datang.
"bapak ibu, ini sekolah dasar negeri 078481 uluna'ai hiligo'o. ini keadaan gurunya tak ada. gurunya sama sekali tidak ada. ini kantor, gurunya tidak ada sama sekali," ungkap siswa dalam video tersebut, dikutip bacakoran.co dari akun x @, jum'at (17/1/2025).
dalam video itu juga terlihat setelah memperlihatkan kantor atau ruangan guru yang tidak ada gurunya sama sekali ia menanyai temannya tentang keadaan sekolah tersebut.
"keadaan guru kami tidak ada pun, satu orang pun tidak ada. satu aja guru tidak ada. kalau ada guru dipukul lonceng kan, gak dikasih pelajaran. dipukul aja lonceng dah pergi mereka. satu bulan aja tak ada mereka, senin selasa tak ada. rabu kamis tak ada, seperti itu sekolah kami," kata siswa lainnya.
dilansir dari , setelah melihat video ini viral, bupati nias yaatulo gulo merespon video sekolah tanpa guru ini.
bupati nias menginstruksikan untuk memerintahkan kadis pendidikan membentuk tim dan memeriksa para guru yang bertugas di daerah tersebut.
hal ini juga disampaikan oleh kepala dinas komunikasi dan informatika kabupaten nias rahmat chrisman zai mengenai instruksi bapak bupati nias.
rahmat mengungkapkan sebagai mana yang telah diinstruksikan oleh bupati nias akan memeriksa seluruh guru yang bertugas di sekolah dasar negeri 078184 uluna'ai hiligo'o laowo halimbaruzo, kecamatan idanogawo.
"telah ditindaklanjuti dengan membentuk tim pemeriksa yang terdiri atas dinas pendidikan kabupaten nias, inspektorat kabupaten nias dan bkpsdm kabupaten nias," ungkapnya.
berdasarkan penuturan rahmat pemeriksaan telah dilakukan rabu (15/1/2025) dan telah memanggil para guru yang bertugas di sekolah tersebut.
"ada lima orang guru yang saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan di dinas pendidikan kabupaten nias," ungkapnya.
kelima orang ini berdasarkan informasi merupakan tenaga pendidik dengan status asn yang bertugas di sekolah tersebut dari kelima tersebut terdapat 3 pns dan dua guru pppk.