bacakoran.co

Pilu! Anak di Riau Bawa Jenazah Ayahnya Pakai Gerobak Kayu karena Ambulans Rusak, Padahal Daerah Kaya Minyak?

Pilu Anak di Riau bawa jenazah ayahnya pakai gerobak kayu karena tak ada ambulans--Ist

BACAKORAN.CO - Seorang anak di Riau harus menanggung beban yang sangat berat ketika membawa jenazah ayahnya dengan menggunakan gerobak kayu yang ditarik oleh sepeda motor.

Kejadian memilukan ini terjadi di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau pada 20 Januari 2025.

Yang lebih miris, peristiwa ini terjadi di sebuah daerah kaya minyak bumi.

Namun fasilitas publik seperti ambulans Puskesmas justru rusak dan tidak dapat digunakan.

BACA JUGA:Viral Lagi! Korban Salah Sasaran Tewas Diduga Dikeroyok Oknum TNI di Pekanbaru Riau hingga Kejanggalan CCTV

BACA JUGA:Pesan Pilu Uswatun Hasanah untuk Anak-Anaknya Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa dalam Koper di Ngawi

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, tampak jenazah almarhum Muhammad (83) terbaring di atas kasur di dalam gerobak kayu.

Kain penutup keranda digunakan untuk menutupi jenazah.

Dan seorang pria, yang diketahui bernama Yasir (54), anak almarhum duduk di atas gerobak sambil memayungi jenazah ayahnya menggunakan payung untuk melindungi dari terik matahari.

Gerobak tersebut ditarik menggunakan sepeda motor yang dikendarai oleh teman Yasir, Rahmat.

BACA JUGA:Pilu! Agam Menangis Ingat Kenangan Ayah yang Ingin Pergi Haji Sebelum Tewas Ditembak di Rest Area Tangerang

BACA JUGA:Bikin Mewek, Pesan Pilu Penumpang di Detik Akhir Sebelum Jeju Air Jatuh, Isinya Bikin Tersentak!

Menurut Yasir, kejadian ini berawal ketika ayahnya meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB karena sakit tua.

Sekitar dua jam setelahnya, keluarga Yasir menghubungi pihak Puskesmas untuk meminjam ambulans guna mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman umum yang berjarak sekitar 3 kilometer dari rumah duka.

Pilu! Anak di Riau Bawa Jenazah Ayahnya Pakai Gerobak Kayu karena Ambulans Rusak, Padahal Daerah Kaya Minyak?

Ainun

Ainun


bacakoran.co - seorang anak di riau harus menanggung beban yang sangat berat ketika membawa ayahnya dengan menggunakan gerobak kayu yang ditarik oleh sepeda motor.

kejadian ini terjadi di desa semukut, kecamatan pulau merbau, kabupaten kepulauan meranti, riau pada 20 januari 2025.

yang lebih miris, peristiwa ini terjadi di sebuah daerah kaya minyak bumi.

namun fasilitas publik seperti ambulans puskesmas justru rusak dan tidak dapat digunakan.

dalam sebuah video yang viral di media sosial, tampak almarhum muhammad (83) terbaring di atas kasur di dalam gerobak kayu.

kain penutup keranda digunakan untuk menutupi jenazah.

dan seorang pria, yang diketahui bernama yasir (54), anak almarhum duduk di atas gerobak sambil memayungi jenazah ayahnya menggunakan payung untuk melindungi dari terik matahari.

gerobak tersebut ditarik menggunakan sepeda motor yang dikendarai oleh teman yasir, rahmat.

menurut yasir, kejadian ini berawal ketika ayahnya meninggal dunia sekitar pukul 14.00 wib karena sakit tua.

sekitar dua jam setelahnya, keluarga yasir menghubungi pihak puskesmas untuk meminjam ambulans guna mengantarkan jenazah ke tempat umum yang berjarak sekitar 3 kilometer dari rumah duka.

namun, mereka mendapat kabar mengejutkan bahwa ambulans puskesmas sedang rusak dan tidak bisa digunakan.

yang lebih memprihatinkan, kerusakan ambulans ini sudah berlangsung selama 4 bulan terakhir.

yasir dan keluarganya, yang dalam keadaan berduka, kemudian mencoba mencari alternatif lain dengan meminta bantuan kepada pihak pln untuk meminjam kendaraan roda tiga.

sayangnya, kendaraan tersebut juga sedang mengalami kerusakan.

dengan segala keterbatasan, keluarga yasir tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan gerobak kayu milik pribadi untuk membawa jenazah ke tpu.

"gerobak kayu ditarik pakai sepeda motor, yang dikendarai oleh teman saya, rahmat. saya duduk di atas gerobak sambil memayungi jenazah ayah saya. kami sangat sedih dengan kondisi ini," ujar yasir dengan suara penuh kesedihan.

keluarga yasir sangat berharap peristiwa ini menjadi perhatian pemerintah dan pihak berwenang.

yasir mengungkapkan kekecewaannya terhadap fasilitas kesehatan dan transportasi yang seharusnya bisa memberikan bantuan dalam situasi genting seperti ini.

kejadian ini semakin memperlihatkan kesenjangan antara daerah yang kaya akan sumber daya alam seperti minyak bumi dan kualitas pelayanan publik yang sangat minim, terutama di daerah pelosok.

kisah pilu ini pun menjadi perbincangan hangat di .

di mana banyak warga yang mengungkapkan keprihatinan atas buruknya pelayanan publik di daerah kaya minyak tersebut.

banyak yang berharap agar pemerintah segera memperbaiki infrastruktur dan fasilitas di daerah-daerah yang membutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Tag
Share