bacakoran.co

Sebanyak 13 Siswa Tenggelam di Pantai Drini Gunung kidul, Begini Kronologi dan Fakta Kejadiannya

siswi smp mojokerto tenggelam--Sindonews.com

3. Upaya Penyelamatan dan Kondisi Korban

Tim SAR Pantai Drini berhasil menyelamatkan sembilan siswa yang sempat terseret arus.

Tragis, tiga siswa ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Mereka adalah Alfian Aditya Pratama (13), Rayhaki Fatqiyansyah (13), dan Magen Yusuf Adliqo (13).

Sementara, satu siswa Rifki Yudha Pratama (13), masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh Tim SAR.

BACA JUGA:Erick Thohir Rombak Direksi Garuda Indonesia! Irfan Setiaputra Out, Sosok Baru In dari Lion Air!

BACA JUGA:Nova Arianto Rombak Starting Eleven Timnas Indonesia U-16 saat Lawan Vietnam, Begini Susunan Pemainnya

4. Korban Selamat Mendapat Perawatan

Sembilan siswa yang selamat langsung mendapatkan perawatan medis di dua rumah sakit berbeda.

Tujuh siswa dirawat di RSUD Saptosari Gunungkidul. Sedangkan, dua siswa mengalami iritasi lambung akibat terlalu banyak menelan air laut, dan dirujuk ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

5. Tindak Lanjut dari Pemerintah Kota Mojokerto

BACA JUGA:Erick Thohir Merombak Jajaran Direksi dan Komisaris PT PERTAMINA, Ini Ternyata Alasan

BACA JUGA:Innalillahi, Wisatawan di Pantai Bunton Cilacap Terseret Ombak dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menyampaikan belasungkawa dan menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan outing class.

Pemerintah Kota Mojokerto untuk sementara menghentikan seluruh kegiatan outing class di sekolah-sekolah hingga penyebab insiden ini dapat dipastikan.

Sebanyak 13 Siswa Tenggelam di Pantai Drini Gunung kidul, Begini Kronologi dan Fakta Kejadiannya

Desta

Desta


bacakoran.co - kegiatan outing class yang seharusnya menjadi pengalaman belajar di luar kelas berubah menjadi insiden memilukan.

para siswa yang berada di , gunungkidul, berujung tragedi yang melibatkan 13 siswa terseret ombak saat berenang di pantai drini jogja.

tiga orang di antaranya ditemukan meninggal dunia, berikut sederet fakta kejadian memilukan yang terjadi pada selasa (28/1/2025) di yogyakarta.

1. kronologi kejadian

rombongan outing class kota mojokerto berangkat menuju yogyakarta pada senin (27/1/2025) malam dengan lima bus. sebanyak 257 siswa kelas 7 dan 8 didampingi 16 guru dalam perjalanan ini.

rombongan tiba di pada selasa pagi sekitar pukul 04.00 wib. sekitar pukul 07.00 wib.

saat para siswa dijadwalkan sarapan di sebuah rumah makan di area pantai, beberapa di antaranya bermain di sekitar palung laut.

2. petugas beri peringatan

petugas yang bertugas di lokasi sempat memperingatkan agar siswa tidak bermain di area berbahaya tersebut.

namun, peringatan tidak diindahkan, hingga akhirnya ombak menyeret mereka ke tengah laut.

3. upaya penyelamatan dan kondisi korban

tim sar pantai drini berhasil menyelamatkan sembilan siswa yang sempat terseret arus.

tragis, tiga siswa ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

mereka adalah alfian aditya pratama (13), rayhaki fatqiyansyah (13), dan magen yusuf adliqo (13).

sementara, satu siswa rifki yudha pratama (13), masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim sar.

4. korban selamat mendapat perawatan

sembilan siswa yang selamat langsung mendapatkan perawatan medis di dua rumah sakit berbeda.

tujuh siswa dirawat di . sedangkan, dua siswa mengalami iritasi lambung akibat terlalu banyak menelan air laut, dan dirujuk ke rsup dr sardjito yogyakarta.

5. tindak lanjut dari pemerintah kota mojokerto

pj wali kota mojokerto menyampaikan belasungkawa dan menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan outing class.

pemerintah kota mojokerto untuk sementara menghentikan seluruh kegiatan outing class di sekolah-sekolah hingga penyebab insiden ini dapat dipastikan.

sekretaris daerah kota mojokerto diperintahkan untuk mengumpulkan seluruh kepala sekolah sd dan smp.

tujuannya untuk membahas evaluasi kegiatan outing class agar insiden serupa tidak terulang.

Tag
Share