Blak-blakan, Sukatani Band Ungkap Pemecatan Novi Citra Indrayati Oleh Pihak SDIT Dilakukan Secara Sepihak!
Sukatani Band Angkat Suara Melalu Instagram Terkait Pemecatan Novi Citra Indrayati Oleh Pihak SDIT --Tempo.co
Lantas, hal ini juga menuai perhatian dari warganet yang menganggap pemberhentian Novi disebabkan oleh lagu 'Bayar Bayar Bayar'.
"Guru memang ga ada harga dirinya di negara ini." tulis komentar akun X daniellsinaga_.
"Di Indonesia guru adalah salah satu profesi yang paling berhak untuk demo ke pemerintah" koemntar akun X Rohman_Fadh.
"Kenapa pihak sekolah jadi ikut-ikutan gini???" tulis akun X NewsAnch0rr.
BACA JUGA:Update! Propam Polri Periksa 4 Anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah Terkait Sukatani Band
Menanggapi komentar tersebut, pihak sekolah membuka suara bahwa diberhentikannya Novi buka karena lagu viral itu, melainkan karena kode etik.
Sebagai institusi swasta yang memiliki aturan, hal itu menjadi kewajiban untuk dipatuh semua guru-guru di sekolah.
"Tetapi yang jadi masalah bukan karena lagu yang viral itu. Tapi, yang dilanggar adalah kode etik terutama yang berkaitan dengan syariat Islam," tutur Eti Endarwati Kepala Sekolah SDIT Mutiara Hati, Sabtu (22/02/2025).
Eti menegaskan terkait kode etik yang dilanggar Novi ialah aurat terbuka yang dilihat pihak sekolah ketika menelusuri media sosial.
BACA JUGA:Polisi Kok Gini? Si Anto Polda Jateng Lagi-Lagi Viral Gara-Gara Klarifikasi Sukatani
BACA JUGA:Inilah Profil Sukatani Band yang Viral Karena Lagunya Tuai Kontroversi!
Oleh sebab itulah pihak Sekolah Dasar memilih untuk memberhentikan Novi sebagai guru.
"Di sosmed beliau ada bagian aurat yang terbuka. Kode etik sudah disosialiasiskan sejak awal mendaftar dan beliau sudah tahu konseksekuensinya," tambah Eti.
Sebelumnya, Band Sukatani sempat viral karena lagu 'Bayar Bayar Bayar' yang diduga menyinggung Institusi Kepolisian RI (Polri).