bacakoran.co - setelah kasus pertamax oplosan bikin heboh, kini giliran yang jadi sorotan!
warga indonesia lagi-lagi dibuat geram karena minyak goreng subsidi ini diduga melakukan dalam takaran.
viral di tiktok, video yang diunggah oleh akun @miepejuang memperlihatkan bahwa minyakita kemasan botol 1 liter dari pt navyta nabati indonesia (nni) ternyata hanya berisi 750 ml!
video ini menampilkan menggunakan gelas ukur, dan hasilnya tidak sesuai dengan yang tertera di kemasan.
sementara itu, minyak merek tropical diuji sebagai pembanding dan terbukti sesuai takaran.
"hati-hati yah, saya salah satu korban. beli minyakita bertulisan 1 liter, pas dituangkan cuma 750 ml. beli di harga 1 liter," tulis pemilik akun tersebut.
mendengar kabar ini, menteri perdagangan (mendag) budi santoso langsung angkat bicara.
ia menegaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan produsen minyakita ke polisi untuk ditindaklanjuti.
menurut mendag, pt navyta nabati indonesia sebelumnya juga pernah disegel karena dugaan pelanggaran distribusi minyak goreng subsidi.
bahkan, penyegelan itu dilakukan sejak 24 januari 2025 di tangerang, banten.
berdasarkan pengawasan satgas pangan, ditemukan fakta bahwa sppt sni (sertifikasi produk penggunaan tanda standar nasional indonesia) dari pt nni sudah habis masa berlaku, tapi mereka masih tetap memproduksi dan menjual minyakita.
lebih parahnya lagi, perusahaan ini juga diduga memalsukan surat rekomendasi izin edar yang seolah-olah diterbitkan oleh kementerian perdagangan.
dalam operasi yang dilakukan di pabrik pt navyta nabati indonesia, petugas menemukan:
- 7.800 botol minyakita
- 275 dus minyakita (setiap dus berisi 12 botol 1 liter)
sebagai sanksi awal, izin usaha pt nni langsung dicabut sementara dan seluruh produknya disegel.
jika perusahaan tetap nekat beroperasi, maka sanksi hukum lebih berat akan diberlakukan.
mendag juga menegaskan bahwa produk minyakita dengan kemasan yang viral ini sudah tidak beredar di pasaran.
namun, publik masih mempertanyakan, benarkah produk tersebut sudah hilang dari pasaran, atau masih ada yang beredar diam-diam?