Eks TNI Selundupkan Senjata Pindad ke KKB Papua, Polisi Bongkar Jaringan Senilai Rp1,3 M!
Eks TNI selundupkan senjata ke KKB Papua--Ist
Menurut pengakuan Yuni Enunbi, seluruh senjata dan amunisi dibeli seharga Rp1,3 miliar dari luar Papua dan akan disalurkan ke kelompok KKB Puncak Jaya yang dipimpin oleh Lerimayu Telenggen.
Penyelundupan dilakukan menggunakan mobil menuju Puncak Jaya.
Polisi menduga ada jaringan yang lebih besar yang terlibat dalam perdagangan senjata ini.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan pemasok senjata ilegal ke KKB.
BACA JUGA:Pemicu Blokade Jalan di Sorong Papua, Dugaan Oknum TNI Aniaya Warga Hingga Tewas
BACA JUGA:Heboh! Baru Aja Ditunjuk Jadi Dirut, Mayjen Novi Helmy Mutasi 30 Perwira Tinggi TNI AD, Ada Apa Ya?
Pelaku dijerat dengan pasal terkait kepemilikan, penyimpanan, dan pengangkutan senjata api serta amunisi tanpa izin.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena senjata yang disita merupakan produk dalam negeri yang seharusnya digunakan untuk pertahanan negara, bukan jatuh ke tangan kelompok bersenjata.
Pihak kepolisian terus berupaya memberantas peredaran senjata ilegal demi menjaga stabilitas keamanan di Papua.