Heboh, Mobil Mati Mendadak Diduga Gegara Pertamax Tercampur Air, Begini Klarifikasi Pertamina
Heboh salah satu mobil HR-V milik warga di Solo mogok gegera Pertamax tercampur air --Ist
Sebagai langkah cepat, Pertamina memutuskan untuk menghentikan sementara penjualan Pertamax di SPBU Pucangsawit hingga pengecekan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
"Kami menghentikan sementara penjualan Pertamax di lokasi tersebut untuk melakukan pengecekan menyeluruh," tambah Taufiq.
BACA JUGA:Benarkah Percuma Bayar Zakat dari Harta Haram? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
BACA JUGA:Info Mudik, Tarif Tol dari Bakaheuni Hingga Palembang, Siapkan Uang Segini
Selain itu, hingga saat ini, sudah ada tiga komplain yang diterima dari konsumen.
Dua di antaranya berasal dari pengguna sepeda motor, sementara satu lagi dari pengguna mobil. Konsumen pengguna sepeda motor hanya melaporkan kejadian tanpa meminta kompensasi, tetapi untuk pengguna mobil, pihak SPBU telah memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami.
Insiden ini menjadi ujian bagi Pertamina untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Transparansi dan tindakan cepat dalam menangani masalah ini menjadi kunci dalam membangun kembali reputasi mereka.
Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan kasus seperti ini tidak akan terulang, dan Pertamina dapat terus memberikan pelayanan dan produk yang sesuai dengan standar yang diharapkan oleh konsumen.