Brutal! Penumpang Kereta Disandera Dekat Pelaku Bom Bunuh Diri, 27 Tewas!
Kereta api Jaffar Express Pakistan dibajak pelaku yang lantas meledakkan bom bunuh diri hingga tewaskan 27 orang dari sekitar 214 penumpang yang menjadi sandera--istimewa
Jika dalam waktu 48 jam tuntutan mereka tidak dipenuhi, mereka mengancam akan mengeksekusi para sandera.
Sejak Selasa, kelompok ini telah menyandera 214 penumpang dari total 425 orang di dalam kereta saat serangan terjadi.
BACA JUGA:Hamas Akhirnya Mau Lepas Seluruh Sandera, Tapi Ada 'Harga' yang Harus Dibayar Israel!
Kepanikan di Antara Penumpang
Muhammad Ashraf, salah satu penumpang yang berhasil diselamatkan, mengungkapkan kengerian yang terjadi.
"Kami tiba-tiba diserang... Banyak penumpang terluka, dan beberapa meninggal dunia di depan mata kami," katanya dengan suara bergetar.
Para sandera yang berhasil dibebaskan langsung dievakuasi ke Quetta dengan pengawalan ketat, di mana keluarga mereka telah menunggu dengan penuh kekhawatiran.
BACA JUGA:Hamas Bebaskan 3 Sandera Israel, Israel Lepas 369 Tahanan Palestina! Begini Kronologinya
BACA JUGA:Gencatan Senjata Hamas-Israel, 110 Tahanan Palestina Dibebaskan, 3 Sandera Israel Dipulangkan
Dampak Serangan dan Langkah Keamanan
BLA merupakan kelompok bersenjata terbesar yang aktif dalam konflik separatis di Balochistan, wilayah kaya sumber daya alam yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran.
Serangan ini semakin memperumit situasi keamanan di Pakistan yang sudah menghadapi berbagai ancaman terorisme.
Sementara itu, Kereta Api Pakistan mengambil langkah tegas dengan menangguhkan seluruh layanan kereta dari Punjab dan Sindh menuju Balochistan hingga kondisi dinyatakan aman oleh aparat keamanan.
BACA JUGA:Pertukaran Sandera di Gaza, Hamas Serahkan 4 Sandera Israel, Bagaimana Nasib 200 Tahanan Palestina?